ILMU, ETIKA, DAN AGAMA: REPRESENTASI ICT ISLAM (ISLAMIC INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGIES) Maxsi Ary Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) “BSI BANDUNG” Jl. Sekolah Internasional No.1-6 Terusan Jalan Jakarta Antapani - Bandung Email: maxsiary@gmail.com Abstract Knowledge, ethic, and religion are three combinations that can’t be detached from life structure. Human created to embrace religion, and religion practiced with ethic values, whereas knowledge build from a series of religious practices and ethic values. Islamic Information and Communication Technologies (Islamic ICT) is a discipline that manifested as representation of knowledge, ethic, and religion that collaborated on practical-empirical aspect, not separated on knowledge development. Therefore, knowledge, ethic, and religion are a harmonization for human being to work goals. Keywords: knowledge, ethic, religion, Information and Communication Technologies (ICT). Abstrak Pengetahuan, etika, dan agama adalah tiga kombinasi yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan. Manusia diciptakan untuk memeluk agama, dan agama dilakukan dengan nilai-nilai etika, sedangkan pengetahuan dibangun dari serangkaian praktik keagamaan dan nilai-nilai etika. ICT (Information and Communication Technologies) Islam adalah disiplin yang terwujud sebagai representasi pengetahuan, etika, dan agama yang berkolaborasi pada aspek praktis-empiris, tidak terlepas pada pengembangan pengetahuan. Oleh karena itu, pengetahuan, etika, dan agama adalah harmonisasi bagi manusia untuk menjalani kehidupan duniawi dan mencapai tujuan akhirat. Kata Kunci: Pengetahuan, etika, agama, Information and Communication Technologies (ICT). I. PENDAHULUAN Tema yang menarik dibahas tetapi perlu diperhatikan karena kemiripan tema Nampak terlihat pada “Ilmu, Etika, dan Agama”, yaitu “Etika dan Dialog antar- Agama” dan “Seni, Ilmu, dan Agama”. Setidaknya dari komposisi kata, ketiga tema tersebut memakai kata ilmu dan etika. Sementara itu, etika dan aktualisasinya akan selalu menjadi bagian dari proses perkembangan kehidupan manusia yang dapat muncul akibat pengaruh dari masalah Information and Communication Technologies (ICT) atau aktualisasi etika juga diakibatkan dari bagian kausalitas yang dimunculkan oleh ilmu pengetahuan. ICT dalam aktualisasinya dalam dunia pendidikan adalah membiasakan siswa dengan penggunaan dan cara kerja komputer, berkaitan dengan isu-isu sosial dan etika (http://en.wikipedia.org/wiki/...). Analisis mengenai sifat dan dampak sosial teknologi komputer, serta formulasi dan justifikasi kebijakan untuk menggunakan teknologi tersebut secara etis. Perlu diketahui alasan pentingnya etika komputer dilihat dari sudut pandang ilmu pengetahuan yang dilingkupi dengan hak sosial dan komputer serta hak atas informasi. Adapun tema “Seni, Ilmu, dan Agama” penulis kutip dari jurnal (Ahmad Dahlan,|Vol.6|No.1|Jan-Jun 2008|71-90) yang ditulis oleh Prof. Dr. A. Mukti Ali ketika sambutan sebagai Menteri Agama dalam Pelantikan Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Nasional ke-V pada 13 Juni 1972 di Jakarta. Beliau menyebutkan bahwa karena ajaran dari Al-Qur’an itu maka timbulah pelbagai macam cabang ilmu pengetahuan yang karena penghayatannya dinamis maka bangsa Arab juga bangsa- bangsa lain yang pada saat itu tenggelam dalam kemunduran, bangkit menjadi bangsa-