SEMINAR NASIONAL III SDM TEKNOLOGI NUKLIR YOGYAKARTA, 21 – 22 NOVEMBER 2007 ISSN 1978-0176 Achmad Suntoro Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir - BATAN 327 ANALISIS RANGKAIAN LOGIK INTERLOCK KENDALI DAYA MANUAL REAKTOR KARTINI ACHMAD SUNTORO Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir – BATAN Kawasan Puspitek Serpong, Tangerang 15310, Banten Telp.( 021) 7560896 E-mail : suntoro@batan.go.id Abstrak ANALISIS RANGKAIAN LOGIK INTERLOCK KENDALI DAYA MANUAL REAKTOR KARTINI. Makalah ini berisi analisis rangkaian elektronik interlock kendali daya manual reaktor kartini. Analisis dilakukan untuk melihat unjuk kerja rangkaian interlock tersebut ketika beroperasi. Hasil analisis secara teoritis dan percobaan menggunakan rangkaian model menunjukkan bahwa daerah kerja rangkaian terletak pada daerah kritis. Selain itu, rangkaian pencegah bouncing pada rangkaian input interlock, dari hasil analisis menunjukkan tidak bekerja. Namun demikian sesungguhnya rangkaian pencegah bouncing tersebut sebenarnya tidak diperlukan, sehingga menggunakan rangkaian low-pass filter sederhana sudah dapat mengatasi masalah bouncing yang mungkin terjadi. Dari hasil analisis ini disarankan bahwa rangkaian interlock tersebut harus direvisi. Kata kunci: analisis rangkaian, daerah kerja rangkaian, pencegah bouncing Abstract This paper describes an analysis of the electronic circuit of the interlock manual control rod in Kartini Reactor. The analysis has been conducted to review the electronic circuit performance in use. The results of the analysis, from both theoretical point of view and experiment using circuit model, show that the interlock circuit works in a critical working area. Besides, the eliminating contact bounce of the input interlock circuit does not work at all, however the eliminating contact bounce circuit is not required actually, as simple low- pass filter circuit can solve any possible bouncing problem for such a circuit. By this analysis, it is suggested that the interlock circuit must be revised. Keywords: circuit analysis, working area of a circuit, eliminating bounce. PENDAHULUAN Reaktor nuklir Kartini yang berlokasi di Yogyakarta adalah reaktor nuklir jenis TRIGA (Training, Research, Isotopes, General Atomics) yang memiliki koefisien reaktifitas suhu negatip sehingga dikategorikan sebagai inherent safety reactor, yaitu reaktor yang sangat aman [1] . Daya reaktor dikendalikan melalui tiga batang kendali, dimana batang kendali harus dinaikkan satu persatu jika daya reaktor ingin dinaikkan untuk menjaga halusnya kenaikan daya reaktor tersebut. Kenaikan yang tidak halus berpotensi untuk reaktor trip (gagal dinaikan dayanya dan reaktor shut-down). Sistim interlock untuk ketiga batang kendali diterapkan dimana hanya satu batang kendali yang diperbolehkan aktif naik. Batang kendali akan turun bersama-sama (ketiga-tiganya) dalam menerima response sinyal trip (reaktor shut-down). Posisi batang kendali di reaktor nuklir memegang peran yang sangat penting. Turun dan naiknya batang kendali tersebut digunakan untuk mengendalikan reaksi nuklir dalam reaktor yang akan menentukan daya hasil