Fosil Fosil berasal dari bahasa latin yaitu “fossa” yang berarti bahan galian. Fosil adalah benda alam yang berupa tubuh atau cangkang organisme yang berupa jejak, bekas- bekas, sisa-sisa kehidupan yang terproses secara alamiah, teawetkan dan terekam terutama pada batuan sedimen kemudian mengeras menjadi batu atau mineral. Fosil pada umumnya ditemukan pada batuan sedimen, namun kadang-kadang ditemukan juga dibawah debu volkanik dan lava, tapi yang dua terakhir ini sangat jarang. Batugamping, batupasir, dan batulempung merupakan batuan yang sangat baik sebagai tempat dimana fosil ditemukan. Untuk menjadi fosil, sisa hewan atau tanaman harus segera tertutup sedimen untuk menghindari reaksi oksidasi, reduksi karena kontak dengan udara dan air. Berdasarkan fosil yang ditemukan, kehidupan diperkirakan mulai muncul pada kurun waktu 3,5 milyar tahun yang lalu (Arkeozoikum). Hal ini dicirikan dengan kehadiran bakteri dan ganggang. Kedua organisme ini terfosilkan sebagai cyanobacteria (stromatolit). Fosil cyanobacteria tertua ditemukan di Australia Barat. Fosilisasi merupakan proses penimbunan sisa hewan atau tumbuhan yang terakumulasi dalam sedimen atau endapan baik yang mengalami pengawetan secara