Perkembangan Kota Jakarta, Problematika & Solusinya Oleh : Rudy P.Tambunan & Syarifah F. Syaukat Pengantar Sebagai Kota dengan morfologi Pantai, secara fisik Jakarta didominasi (40%) oleh dataran rendah yang dilintasi oleh 13 aliran sungai, dengan kondisi water body yang hanya berkisar 20%, Provinsi DKI berada pada ketinggian 7 meter di atas permukaan laut dengan luas area 662,33 Km 2 (BPS, 2009). Berdasarkan peta penggunaan tanah tahun 1970 diketahui bahwa, penggunaan tanah yang ada saat itu luasan ruang terbuka & tanah pertanian (hijau tua) seluas 45%, wilayah terbangun (merah) seluas 22% dan lahan basah (biru muda) seluas 33% (peta terlampir) Sumber : Peta Penggunaan Tanah DKI Jakarta tahun 1970, DInas Tata Kota, DKI Jakarta Sementara itu, penggunaan tanah Jakarta tahun 2003 menggambarkan perubahan yang sangat berbeda dengan tahun 1900, penggunaan tanah Jakarta tahun 2003 di dominasi oleh perumahan teratur (32%), sedangkan yang paling kecil porsinya adalah penggunaan tanah peternakan (0,11%). Secara detil persentase jenis penggunaan tanah di DKI Jakarta dapat di lihat pada grafik berikut. Sunter Krukut Ciliwung Angke Cengkareng Grogol Cipinang Cakung Mampang Sekretaris Buaran Pesanggrahan Jati- kramat 6900006950007000007050007100007150007200009295000930000093050009310000931500093200009325000 PENGGUNAAN TANAH DKI JAKARTA TAHUN 1970 LAUT JAWA TANGERANG BEKASI DEPOK