Prosedur Khitan (sunat) Beberapa metode yang telah umum digunakan sebagai prosedur/ cara melakukan khitan (sunat), yaitu : 1. Metoda konvensional/ klasik (cutting) 2. Metoda sirkumsisi 3. Metoda Smart Klamp Berikut diterangkan mengenai metoda konvensional dan metoda sirkumsissi di atas : Teknik aseptis Bersihkan sikitar area tindakan dengan disinfektan (ex : betadine) dari glans penis melingkar keluar. (sebelumnya rambut kemaluan telah dicukur – bila ada). Langkah berikutnya adalah pasang kertas perkamen/duk steril. Teknik Anestesi (pembiusan) Pada proses khitan perlu diberikan anestesi (bius) untuk menghilangkan rasa nyeri saat dilakukan penjepitan dan pemotongan kulit luar, juga dengan diberikan anestesi pasien menjadi tenang (karna tidak merasa nyeri) sehingga pelaksanaan khitan dapat lebih lancar karena jauh dari gerakan-gerakan pasien untuk menahan nyeri atau pun tangisan. Metoda anestesi yang umum dilakukan adalah anestesi lokal dengan menggunakan Lidocain, Pehacain, etc. Teknik dan lokasi anestesi dapat dilihat pada gambar berikut : Anestesi block tepat pada bagian tengah pangkal penis dengan posisi spuit tegak lurus kira-kira 1,5-2 cc (ex : Lidocain), aspirasi spuit terlebih dahulu sebelum