Tersedia online di: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/teknik
Teknik, 35 (1), 2014, 8-16
Copyright © 2014, TEKNIK, ISSN 0852-1697
SIFAT MEKANIK DAN MORFOLOGI PLASTIK BIODEGRADABLE
DARI LIMBAH TEPUNG NASI AKING DAN TEPUNG TAPIOKA
MENGGUNAKAN GLISEROL SEBAGAI PLASTICIZER
Andri Cahyo Kumoro
*)
, Aprilina Purbasari
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro,
Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275
Abstrak
Meningkatnya penggunaan kemasan plastik seiring dengan semakin meningkatnya konsumsi dan
daya beli masyarakat terutama disebabkan oleh sifat bahan plastik yang ringan, fleksibel, praktis dan
harganya relatif murah. Akan tetapi, pada umumnya plastik yang digunakan tersebut bersifat non-
biodegradable, sehingga jika dibuang begitu saja dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.
Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji pengaruh gliserol terhadap karakteristik plastik
biodegradable dari komposit tepung limbah nasi aking dan tepung tapioka. Plastik biodegradable
dibuat dengan mencetak larutan dari komposit tepung yang ditambah gliserol sebagai plasticizer.
Plastik biodegradable dari tepung nasi aking dan tepung tapioka yang dihasilkan ternyata kurang
tahan terhadap beban mekanik, tetapi cukup fleksibel. Plastik biodegradable berkualitas baik
dihasilkan pada campuran tepung dengan rasio tepung nasi aking:tepung tapioka 30:70 dan kadar
gliserol 15% dengan tensile strength 20,65 MPa, elongation at break 4,7% dan modulus Young 1138
MPa. Plastik biodegradable yang dihasilkan mempunyai struktur mikro yang tidak kontinyu, kasar
dan sangat berpori. Hasil analisis FTIR menunjukkan adanya gugus OH, CH
2
, amide III dan amida I
di dalamnya.
Kata kunci: komposit; nasi aking; plastik biodegradable; sifat mekanik; tepung tapioka
Abstract
[Mechanical Properties and Morfology of Biodegradable Plastic from Steamed Rice Waste and
Cassava Flour with Glycerol as Plasticizer] The annual consumption of plastic packaging has
increased significantly as a response to the increase of people’s need and buying power. As a
packaging material, plastic is light, flexible, practical and inexpensive. Unfortunately, if the plastic is
not biodegradable and dumped irresponsibly to the ecosystem may cause serious environmental
problems. The objective of this research was to study the effect of glycerol on the characteristic of
biodegradable plastic from steamed rice waste and cassava flours composites. The biodegradable
plastic was manufactured by casting the warm solution of flours composite with addition of glycerol
as plasticizer. The results showed that biodegradable plastic obtained from steamed rice waste and
cassava flours composites has limited mechanical stress, but remains flexible in nature. Good quality
biodegradable plastic was obtained when 15% weight of glycerol in addition to 30:70 ratio of
steamed rice waste flour to cassava flour with tensile strength 20.65 MPa, elongation at break 4.7%
and Young Modulus 1138 MPa. The biodegradable plastic exhibits discontinue microstructure, rough
and porous. Fourier transform infrared analysis proved the existence of OH, CH
2
, amide III and
amida I groups in the biodegradable plastic.
Keywords: biodegradable plastic; cassava flour; composite; mechanical properties; steamed rice
waste
1. Pendahuluan
Produk-produk barang konsumsi dengan
kemasan plastik cenderung terus meningkat seiring
dengan semakin meningkatnya konsumsi dan daya
beli masyarakat. Pada umumnya, industri makanan
dan minuman menggunakan kemasan plastik sebagai
pembungkus karena ringan, fleksibel, praktis dan
harganya relatif murah. Pada tahun 2006 produksi
kantong dan karung plastik mencapai 1.559.177 ton
atau mencapai 39,3 % dari total produksi barang
plastik di Indonesia pada tahun tersebut yang
jumlahnya mencapai 3.967.255 ton (Prahasta, 2008).
Penggunaan plastik sebagai pembungkus dan
pengemas makanan yang terus meningkat disertai
------------------------------------------------------------------
*)
Penulis Korespondensi.
E-mail: andrewkomoro@undip.ac.id