1 MEDIA KOMUNIKASI PADA SCADA PT. PLN APD JAKARTA RAYA DAN TANGERANG Michael Gabriel Suitella Mich.coklat@gmail.com Dosen Pembimbing : Yusnan Badruzzaman Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang Jln. Prof. Sudarto Tembalang Semarang INDONESIA Abstrak Kontinuitas pelayanan merupakan salah satu unsur dari mutu pelayanan yang tergantung pada macam jaringan dan peralatan proteksi. Jaringan distribusi mempunyai tingkat kontinuitas pelayanan yang tergantung pada susunan saluran/jaringan dan cara pengaturan operasinya yang hakekatnya direncanakan dan dipilih untuk memenuhi kebutuhan serta sifat beban. Tingkat kontinuitas pelayan dari suatu sistem jaringan disusun berdasarkan lamanya upaya menghidupkan kembali suplai setelah mengalami pemutusan karena adanya gangguan secara umum dinyatakan dengan SAIDI dan SAIFI. Masalah utama dalam operasi adalah bagaimana mengatasi gangguan dengan cepat karena gangguan yang terdapat dalan sistem jaringan sistem distribusi primer ditentukan oleh macam atau jenis saluran dan sistem jaringan diperlukan suatu sistem yang dapat memantau jaringan setiap waktu. Oleh karena itu, dipergunakanlah sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) yang dapat memantau, mengontrol serta mengumpulkan data semua peralatan yang terdapat pada suatu sistem dari jarak jauh. Untuk menjaga kualitas pengiriman data dari sistem jarak jauh ke pusat kontol dibutuhkan media komunikasi yang handal, agar data yang dibutuhkan tidak mengalami keterlambatan informasi dan eksekusi ketika terjadi suatu gangguan. Media komunikasi yang banyak digunakan di PT. PLN Area Pengatur Distribusi Jakarta Raya adalah kabel pilot/kontrol. Namun, penggunaannya mulai digantikan oleh kabel Fiber Optic yang memberikan kemungkinan lebih baik dalam jaringan telekomunikasi. Keyword: SCADA, RTU, Protokol,Control Center, Kabel Pilot/Kontrol, Fiber Optik I. PENDAHULUAN PT. PLN (Persero) Area Pengatur Distribusi merupakan pusat kegiatan pemantauan dan pengaturan sistem distribusi yang dilaksanakan secara terus menerus, real time, cepat dan tepat untuk menjaga agar pelaksanaan operasi-operasi sistem distribusi yang berdasarkan pada operasi normal, pemadaman terencana dan pemadaman tidak terencana dapat dilaksanakan dengan baik untuk mencapai tujuan keandalan penyaluran tenaga listrik dengan memperhatikan mutu /standar pelayanan. Untuk membantu kelancaran kegiatan tersebut di atas, serta menjadi pengelola distribusi tenaga listrik yang efisien, andal dan berkualitas, maka PT. PLN (Persero) Area Pengatur Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang membutuhkan sistem-sistem berkualitas, salah satunya dengan otomasi sistem dan sistem komputerisasi data kelistrikan melalui sistem SCADA. II. DASAR TEORI Scada secara harfiah berarti pengawasan (supervisory), pengendalian (control), dan pengambilan data (data acquisition). SCADA merupakan singkatan dari Supervisory Control and Data Acquisition. Prinsip dasar sistem SCADA adalah untuk memantau dan mengontrol semua peralatan yang terdapat pada suatu sistem dari jarak jauh. SCADA bekerja mengumpulkan informasi, kemudian mentransfernya ke pusat dengan membawa data-data hasil analisa khusus dan sinyal kontrol (status) yang kemudian diperagakan pada sejumlah layar operator. SCADA bertujuan untuk membantu mendapatkan sistem pengoperasian optimum sesuai dengan berbagai kenyataan kekurangan-kekurangan maupun segala kelebihan yang terdapat pada suatu sistem. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, maka perangkat-perangkat SCADA diimplementasikan dengan perangkat-perangkat lunak, baik untuk sistem pembangkitan, transmisi maupun distribusi. Peran SCADA dalam ketenagalistrikan diantaranya yaitu: 1. Pengendalian buka/tutup perangkat pemutus daya, pemisah, serta start stop dari generator 2. Pengendalian perangkat-perangkat regulator seperti pengaturan set point atau menaikkan dan menurunkan posisi tap charger 3. Pemantau dan pengaturan beban 4. Mengumpulkan data-data di sisi proses (pembangkit / gardu induk / gardu distribusi) 5. Mengirimkan data ke master (Pusat Pengatur/ Control Centre) 6. Mengolah data untuk berbagai aplikasi pengaturan dan manajemen (kelistrikan) 7. Mendistribusikan informasi ke komputer / master lain melalui Wide Area Networks 2.1.1 Komponen Utama Sistem SCADA Komponen utama sistem SCADA yaitu : 1. RTU (Remote Terminal Unit) RTU atau Remote Terminal Unit merupakan sebuah alat yang diletakkan di site (remote area) yang ingin