* Penulis adalah Staf Pengajar Pendidikan Biologi pada STAIN Batusangkar 81 BERPIKIR DALAM PENDIDIKAN: (Suatu Tinjauan Filsafat Tentang Pendidikan Untuk Berpikir Kritis) Oleh: Muhammad Haviz* Abstract This article is a study about how to think in education. Thinking in education should be integrated in process of learning at colleges. In philosophy, thinking in education is one of means of education for critical thinking. Effectively, thinking in education used to study some problems in education. Thinking in education is metacognition. As a part metacognition, critical thinking applied in college will produced a high quality outcomes. In other words, learning process in colleges wich involved lecturers and students interaction if and appropriate process of building the critical thinking pattern. This pattern will effective if the process is formed integratedly the college policies. Since it will affect to all of educational aspect. It is hopped the result of critical thinking in education will be able to help people in drawing a conclusion as well as applying it in their real life. Kata kunci: thinking, critical thinking, effective, education PENDAHULUAN anyak pendapat menjelaskan bahwa seseorang sudah terlahir sebagai seorang yang pintar atau bodoh, karena keduanya tercipta ter- gantung kepada suatu kemampuan yang disebut dengan intelegensi. Tetapi, per- nyataan tersebut kurang tepat dan cen- derung tidak benar. Karena berdasarkan teori perkembangan kognitif Piagets, intelegensi seseorang ditentukan oleh bagaimana dia mengasah kemampuan dan kematangan otaknya (Wadsworth, 1979). Berpikir merupakan salah satu bagian atau menjadi objek penting yang harus dimiliki oleh setiap unsur pendidikan tinggi (Ricketts, 2004). Apakah berpikir itu? Apa man- faatnya? Pertanyaan ini sekilas terdengar aneh dan tidak selayaknya dipertanya- kan. Terlebih lagi, jika dipertanyakan pada “unsur pendidikan tinggi”. Karena unsur pendidikan tinggi sudah sangat mengetahui dan memahami tentang apa dan bagaimana berpikir. Tetapi, apakah pengetahuan dan pemahaman yang tinggi yang telah dimiliki oleh unsur pendidikan tinggi tersebut telah mem- berikan hasil yang baik? Hasil yang baik dalam pendidikan, tentunya mengacu kepada tujuan pendidikan nasional. Dalam UU Nomor 2 Tahun 1989, tujuan pendidikan nasional adalah mencerdas- kan kehidupan bangsa dan mengem- bangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan ber- takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehat- an jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Sekarang, banyak peristiwa yang menggambarkan tidak tercapai tujuan B