1 AL-QUR’AN PERSPEKTIF HERMENEUTIKA: Sebuah Tinjauan Kritis Donald Qomaidiansyah Tungkagi Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta donald.tungkagi@gmail.com Pendahuluan Bagi umat Islam al-Qur‘an merupakan kitab suci yang berisi petunjuk tanpa keraguan, 1 petunjuk kepada jalan yang paling lurus, 2 pembimbing kepada kebenaran, 3 serta penjelas terhadap segalah sesuatu. 4 Meski demikian keyakinan saja ternyata tidaklah cukup, sebab al-Qur‘an sebagai petunjuk tidaklah proaktif memberi petunjuk layaknya manusia. Manusialah yang bertanggung jawab membuat al-Qur‘an aktif berbicara sehingga ia berfungsi sebagai petunjuk. Agar al- Qur‘an proaktif memberi petunjuk kepada umat manusia ke jalan yang benar, para pemikir muslim pun melakukan pembacaan terhadapnya untuk menggali pesan petunjuk tersebut. Meski tujuannya sama, pembacaan tersebut tidak lantas dengan sendirinya melahirkan pemahaman yang sama terhadap al-Qur‘an. Ketidaksamaan pemahaman itu tidak hanya dilatari perbedaan latar belakang sosial mereka, tetapi juga pendekatan yang dipakai dan ideologi yang mendasarinya. 5 Perkembangan pengkajian al-Qur‘an seiring dengan perkembangan kondisi sosial-budaya dan peradaban manusia selalu bersifat dinamis. Munculnya karya- karya tafsir, dengan berbagai corak, metode, dan pendekatan yang digunakan, mulai dari yang klasik hingga kontemporer, menjadi bukti betapa dinamisnya perkembangan pengkajian al-Qur‘an. 6 Tanpa argumentasi-argumentasi teologis, siapa pun harus mengakui bahwa al-Qur‘an telah membuktikan diri sebagai sesuatu yang mampu menciptakan peradaban dan tradisi menulis yang sangat tinggi. Dari al-Qur‘an, berbagai produk dan karya telah memenuhi jutaan rak di berbagai perpustakaan. Semua ini muncul karena adanya kebenaran dan keyakinan bahwa al- Qur‘an adalah kalam Allah serta menjadi kitab suci umat Islam. Adanya kecenderungan untuk selalu mendialogkan al-Qur‘an sebagai sebuah teks dengan problem sosial kemanusiaan merupakan spirit tersendiri bagi dinamika kajian tafsir al-Qur‘an. Hal ini karena meski Al-Qur‘an turun di masa lalu, 1 Kitab (Al-Qur‟an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa,‖ (QS Al-Baqarah: 2). 2 Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang paling lurus (QS Al-Isra‘: 9). 3 ... (Alquran) membimbing kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus” (QS Al-Ahqaf: 30). 4 Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Alquran) untuk menjelaskan segala sesuatu,” (QS Ann-Nahl: 89). 5 Aksin Wijaya, Teori Interpretasi Al-Qur‟an Ibnu Rusyd: Kritik Ideologis- Hermeneutis, (Yogyakarta: LKiS, 2009), h. 1. 6 Abdul Mustaqim, Epistemologi Tafsir Kontemporer, (Yogyakarta: LkiS, 2011), h. 1.