13 Vol. 21 No. 1 April 2014 Pranata, Suryoatmono. Kekuatan Tekan Sejajar Serat dan Tegak Lurus Serat Kayu Ulin (Eusideroxylon Zwageri) Yosafat Aji Pranata Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Maranatha Jalan Suria Sumantri 65 Bandung 40164, Jawa Barat, E-mail: yosafat.ap@gmail.com Bambang Suryoatmono Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Parahyangan Jalan Ciumbuleuit 94 Bandung 40141, E-mail: suryoat@yahoo.com ISSN 0853-2982 Jurnal Teoretis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Jurnal Teoretis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Abstrak Kayu Ulin (Eusideroxylon Zwageri) termasuk salah satu kayu dengan kekuatan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kekuatan tekan sejajar serat dan tegak lurus serat kayu Ulin dengan pengujian eksperimental. Hasil yang diperoleh adalah kekuatan tekan sejajar serat pada beban proporsional sebesar 50,53 MPa (deviasi standar 11,35 MPa dan koefisien variasi 22,47%), kekuatan tekan sejajar serat pada beban ultimit 55,64 MPa (deviasi standar 11,17 MPa dan koefisien variasi 20,07%), kekuatan tekan tegak lurus serat pada beban proporsional sebesar 20,26 MPa (deviasi standar 2,10 MPa dan koefisien variasi 10,31%), dan kekuatan tekan tegak lurus serat pada beban ultimit 29,74 MPa (deviasi standar 4,62 MPa dan koefisien variasi 15,52%). Modulus elastisitas tekan sejajar serat yang diperoleh sebesar 10155,05 MPa, dan modulus plastisitas tekan sejajar serat sebesar 1317,83 MPa. Modulus Elastisitas tekan sejajar serat yang diperoleh sebesar 1381,84 MPa, dan modulus plastisitas tekan tegak lurus serat sebesar 195,77 MPa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan ilmiah untuk basis data sifat mekanika kayu Indonesia dan khususnya untuk perencanaan komponen struktur tekan dan lentur. Kata-kata Kunci: Tekan sejajar serat, Tekan Tegak Lurus Serat, Ulin, Beban proporsional, beban ultimit. Abstract Ulin (Eusideroxylon Zwageri) is one of wood species with high strength. This study aims to obtain the compressive strength parallel and perpendicular to the grain carry by experimental tests. The result obtained are the compres- sive strength parallel to the grain at proportional load 50.53 MPa (standard deviation 11.35 and coefficient of vari- ation 22,47%), the compressive strength parallel to the grain at ultimate load 55.64 MPa (standard deviation 11.17 and cov 20,07%), the compressive strength perpendicular to the grain at proportional load 20.36 MPa (standard deviation 2.10 MPa and cov 10,31%), and the compressive strength perpendicular to the grain at ultimate load 29.74 MPa (standard deviation 4.62 MPa and cov 15,52%). Modulus of elasticity compression parallel to the grain obtained from this research is 10155.05 MPa, and modulus of plasticity compression parallel to the grain 1317,83 MPa. Modulus of elasticity compression perpendicular to the grain is 1381,84 MPa, and modulus of plasticity com- pression perpendicular to the grain is 195,77 MPa. The result is expected to contribute to general scientific data- bases mechanical properties of wood in Indonesia and particularly in the design of the compressive and flexural structural components. Keywords: Compressive parallel to the grain, Compressive perpendicular to the grain, Ulin, Proportional load, ultimate load. 1. Pendahuluan Kayu Ulin termasuk salah satu kayu Indonesia yang termasuk berkekuatan tinggi dan banyak dijumpai di Kalimantan. Tinggi pohon ulin pada umumnya mencapai 50 meter dengan diameter hingga 120 cm, dan tumbuh di dataran rendah (www.kidnesia.com). Gambar 1 memperlihatkan pohon-pohon Ulin yang masih berusia muda. Berat jenis kayu ulin adalah 1,04 (PTHH, 2004). Pada basis data properti sifat mekanika kayu yaitu Atlas Kayu Indonesia (PTHH, 2004) kekuatan tekan sejajar serat kayu Ulin (Eusideroxylon Zwageri) adalah sebe- sar 65,24 MPa, sedangkan untuk kekuatan tekan tegak lurus serat belum ada referensinya. Kekuatan lentur kayu Ulin adalah sebesar 109,19 MPa (beban batas proporsional) dan sebesar 140,38 MPa (beban batas ultimit/patah) (PTHH, 2004). Kekuatan tarik kayu Ulin adalah sebesar 2,62 MPa (arah radial) dan sebesar 6,19 MPa (arah tangensial) (PTHH, 2004).