1 SISTEM HIDROLIK PADA EXCAVATOR Fathan Nur Aziz Jl. Grafika No. 2, Yogyakarta 55281 fathannura@gmail.com Abstrak Excavator adalah alat berat yang dapat bergerak dan memiliki tempat duduk yang terpasang pada poros diatas undercarriage (roda penggerak yang dari terbuat baja) dengan track atau roda dan lengan (arm) ,boom dan lengan (arm) tersambung dengan bucket dalam berbagai bentuk. Seluruh sistem penggerak dan fungsi pada ekskavator menggunakan prinsip hydraulic system, diantaranya menggali lubang,memecah batu,membuat kemiringan tanah, memindahkan barang dan lain lain. Sistem hidrolik berfungsi untuk mempermudah suatu pekerjaan yang sulit dan berat agar menjadi lebih ringan dan untuk mempercepat waktu pekerjaan. Pada umumnya ekskavator terdiri dari beberapa bagian yaitu bucket tanah, bucket cylinder, arm,arm Cylinder, boom, boom cylinder, tracker, kabin ekskavator. Kata kunci : Excavator, undercarriage, track, arm, boom, bucket,and hydraulic system. Pendahuluan Saat ini alat berat bukanlah hal yang asing di lihat lagi. Alat ini sangat berguna untuk membangun jalan, mengeruk tanah, menggali tanah, pembuatan tambang, dan masih banyak lagi. Jenis alat berat sangat banyak dan bermacam-macam tergantung fungsi dan aplikasinya. Gambar 1 Bagian-bagian excavator Salah satu jenis alat berat yang sering digunakan adalah excavator atau yang biasa disebut backhoe. Excavator sendiri terdiri dari beberapa bagian bucket tanah, bucket cylinder, arm,arm Cylinder, boom, boom cylinder, tracker, kabin ekskavator. Yang seluruh fungsinya menggunakan prinsip hydraulic system. Sehingga pada tulisan ini penulis secara khusus akan membahas hydraulic system pada excavator. Prinsip Dasar Hydraulic System Prinsip kerja yang digunakan adalah Hukum Pascal, yaitu : benda cair yang ada di ruang tertutup apabila diberi tekanan, maka tekanan tersebut akan dilanjutnya ke segala arah dengan sama besar. Gambar 2 Hukum Pascal Dalam sistem hidrolik fluida cair berfungsi sebagai penerus gaya. Minyak mineral adalah jenis fluida cair yang umum dipakai. Pada prinsipnya mekanika fluida dibagi menjadi 2 bagian yaitu. 1. Hidrostatik Yaitu fluida dalam keadaan diam disebut juga teori persamaan kondisi dalam fluida diam. Energi yang dipindahkan dari satu bagian ke bagian lain dalam bentuk energi tekanan.