Prosiding Seminar Nasional Rekayasan Material, Sistem Manufaktur dan Energi Desain Kontrol Fitur Elektronik Hunian Rumah dengan Memanfaatkan Arduino dan Perangkat Handphone Wawan Nurmansyah, M.Cs Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknik Musi Palembang, Indonesia wa_one2103@yahoo.com Abstrak—Hardware seperti Arduino dapat mengontrol perangkat elektronik. Merancang dan mengimplementasikan media ini memiliki kemudahan karena jumlah aplikasi atau simulasi virtual untuk menguji bagian fitur - fitur seri Arduino dapat dengan mudah ditemukan dan didownload, sehingga dapat meminimalkan kesalahan dan kerusakan ketika merakit bagian-bagian komponen elektronika. Perangkat mobile seperti ponsel saat ini memiliki banyak fitur untuk melakukan koneksi dengan perangkat lain, seperti Bluetooth, WiFi, USB. Bagian dari perangkat ini dapat dihubungkan ke perangkat lain untuk diimplementasikan mengontrol perangkat keras yang terhubung ke perangkat mobile tersebut. Perkembangan bahasa pemrograman bagi programmer dapat menciptakan dan menerapkan gagasan baru, studio android dapat membantu untuk mengimplementasikan hasil perancangan alat untuk mengendalikan bagian dari sebuah alat elektronik rumah yang ada. Hasil dari desain interface hardware dan software dapat diimplementasikan secara simulasi dengan metode pengembangan sistem aplikasi berupa prototype. Keterbatasan desain hanya dari Arduino dan kontrol antarmuka ponsel berbasis android. Kata kunci: Desain, Arduino, perangkat elektronik, handphone I. PENDAHULUAN Elektronik yang masyarakat gunakan saat ini sangat beragam fungsi dan kegunaanya baik itu yang perangkat elekronik diletakkan secara permanen seperti lampu penerangan ruangan dan perangkat elektronik mobile seperti handphone. Saat ini penggunaan perangkat mobile seperti handphone bukan saja digunakan untuk komunikasi akan tetapi perangakat tersebut bisa dijadikan media hiburan dan pembelajaran. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI), hingga akhir tahun 2013 jumlah pelanggan ponsel di Indonesia telah mencapai 250 juta, padahal jumlah penduduk Indonesia sekitar 240 juta jiwa [1]. Perbandingan angka tersebut menunjukan bahwa penetrasi seluler di Indonesia sebesar 110 persen dan berdasarkan data ATSI, pelanggan yang menggunakan kartu prabayar sekitar 95%. Sementara jumlah pesan singkat atau Short Message Service (SMS) yang terkirim mencapai 260 miliar SMS dengan jumlah transaksi data mencapai 27 ribu terabyte. Bahkan data terakhir yang dirilis oleh CIA, Indonesia menjadi negara ke-5 dan 6 yang paling agresif dalam menerima perkembangan teknologi telepon seluler [2]. Penggunaan teknologi seluler untuk pengontrolan media atau perangkat keras yang berbasiskan elektronik masih terus dikembangkan oleh para peneliti dan ada juga yang sudah diterapkan. Desain yang digunakan untuk mengontrol pintu garasi menggunakan Arduino Uno R3 melakukan koneksi dengan akses point dan menggunakan Sensor Jarak HC-SR 04 untuk mendeteksi mobil atau kendaraan yang mendekati garasi [3]. Penggunaan mikrokontroller arduino menunjukkan hasil bahwa magnetic door lock yang digunakan untuk media yang dikontrol oleh mikrokontroller dapat bekerja dengan baik, hal ini dibuktikan dengan software IDE Arduino bahwa mikrokontroler dapat mendeteksi input dari keypad, delay yang diterapkan untuk mengaktifkan solenoid dapat berjalan [4]. Penelitian pada desain kontrol fitur elektronik hunian rumah dengan memanfaatkan arduino dan perangkat handphone pada tahapan desain dan rancangan untuk implementasi penerapan intelligent home atau smart home yang menjadi basis kontrolnya yaitu smart phone berbasis android. Aplikasi emulator dan virtual machine digunakan untuk mensimulasikan semua desain dan rancangan yang selanjutnya akan diimplementasikan secara bertahap. II. LANDASAN TEORI Mikrokontroller sebagai media proses yang telah diisikan instruksi – instruksi code program untuk mengontrol media - media yang terintegrasi pada pin I/O yang dimilikinya. Gambar 1. Keterangan pin yang dimiliki pada ATmega8 dan desain test sederhana [5]