1
UJPH 2 (3) (2013)
Unnes Journal of Public Health
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph
IDENTIFIKASI PENGGUNAAN FORMALIN PADA IKAN ASIN
DAN FAKTOR PERILAKU PENJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA SEMARANG
Tristya Putri Zahra Habibah
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang,
Indonesia
Info Artikel
________________
Sejarah Artikel:
Diterima April 2013
Disetujui April 2013
Dipublikasikan Mei 2013
________________
Keywords:
Formaldehide; Salted
Fish; Seller Behavior
____________________
Abstrak
___________________________________________________________________
Ikan asin berformalin banyak beredar di pasaran, termasuk pasar tradisional. Kandungan
formalin dalam makanan dapat menjadi racun bagi tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi dan mengetahui faktor perilaku penjual di pasar tradisional Kota Semarang.
Jenis penelitian ini adalah explanatory research, menggunakan metode survei dengan rancangan
cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penjual ikan asin yang ada di 11 pasar
tradisional Kota Semarang yang berjumlah 37 orang. Sampel menggunakan metode total
sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat
dan bivariat (menggunakan uji chi-square dengan = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini
adalah 9 dari 41 sampel ikan asin yang diuji positif mengandung formalin, tidak ada hubungan
antara pengetahuan (p = 0,873), serta sikap (p = 0,391) terhadap praktik penjualan ikan asin
berformalin di pasar tradisional Kota Semarang. Perlu adanya pengawasan rutin terhadap
peredaran ikan asin berformalin di pasar tradisional Kota Semarang dari dinas terkait. Bagi
penjual ikan asin, perlu adanya penyuluhan tentang formalin dan keamanan pangan. Bagi
masyarakat, perlu diberikan informasi tentang keamanan makanan yang dikonsumsi .
Abstract
___________________________________________________________________
Formaldehide in salted fish has been spread in the market, include at traditional market. Formaldehide
which been mixed in food could be toxic for our body. The purpose of this study is to identificate and to
know about behavioral factors of salted fish seller at traditional market of Semarang City. This study is
explanatory research, which use survey method by cross sectional plan. The population is 37 salted fish
seller at 11 traditional market of Semarang City. Sample use total sampling method. The instrument of
the study is using questionnaire. Tha data analysis was done univariantly and bivariantly (using chi
square test with = 0,05). The conclusion of this study is 9 (21,9%) from 41 sample of salted fish
content formaldehide, knowledge (p = 0,873) and attitude (p = 0,391) do not relate to practice of salted
fish selling in traditional market of Semarang City. This suggestion of this study for Food and Drug
Administration and Market Departement Semarang City is need periodic control at traditional market.
Suggestion for salted fish sellers are need counseling about formaldehide and food safety. For customer,
is given some informations about food safety
.
© 2013 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
Gedung F1 Lantai 2 FIK Unnes
Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
E-mail: tristya.putri@gmail.com
ISSN 2252-6528