INTERNALISASI NILAINILAI ISLAM DALAM MEMINIMALKAN INFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTH PADA PETANI KUBIS MELALUI PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Budiyono Saputro Institut Agama Islam Negeri Salatiga Jl. Tentara Pelajar No. 2 Salatiga 50721 Jawa Tengah Email: budiyono_saputro@yahoo.com Abstract: Internalization of Islamic Values in Minimizing Soil transmitted Helmints Infection in Cabbage Farmers through Community-Based Education. Cabbage farmers in conducting activities in the field is always related to soil and manure. The problem that caused is the presence of intestinal helminth infections Soil Transmitted Helmints (STH). STH is intestinal nematodes. infection of the life cycle through the land. STH came from the phylum Nemathelminths namely A. lumbricoides, T. trichiura, A. duodenale, N. americanus, S. Stercoralis. This is a qualitative research methode. Based on the results of this research concluded that: a) the condition of cabbage farmers in the village a model Kaponan District of Pakis Magelang are particularly vulnerable to the dangers of infection eggs STH, b) minimize the danger of infection of worm eggs STH are: counseling based public education through the internalization of Islamic values especially taharah , laboratory diagnosis, counseling and clinical manufacturing of the storage of manure (Temporary Shelter) as well as the simulation of the use of Personal Protective Equipment (PPE), c) the incidence of infection eggs STH on vegetable growers 0.017% of 60 farmers cabbage, d) stimulant research with the delivery of results manufacture the storage of manure (Temporary Shelter) and the simulated use of PPE, e) internalization of Islamic values taharah an appropriate material in order to minimize the danger of infection with STH base in QS. Al Baqarah: 222 and HR. Muslim. Keywords: Islamic values; soil transmited helmits; community-based education Abstract: Internalisasi Nilai-nilai Islam dalam Meminimalkan Infeksi Soil Transmitted Helminth pada Petani Kubis melalui Pendidikan Berbasis Masyarakat. Petani Kubis dalam melakukan kegiatan di ladang selalu berhubungan dengan tanah dan pupuk kandang. Permasalahan yang timbulkan adalah adanya infeksi cacing usus Soil Transmitted Helmints (STH). STH adalah nematoda usus. Penularanya serta siklus hidupnya sebagian besar melalui tanah. STH Berasal dari filum Nemathelminths yaitu A.lumbricoides, T. trichiura, A. duodenale, N. americanus, S. Stercoralis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (a) kondisi petani kubis di Desa model Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang sangat rentan terhadap bahaya infeksi telur STH, (b) minimalisasi bahaya infeksi telur cacing STH adalah dengan penyuluhan berbasis pendidikan masyarakat melalui internalisasi nilai-nilai Islam terutama taharah, diagnosa laboratorium, bimbingan klinis dan pembuatan tampungan pupuk kandang (Temporary Shelter) serta simulasi pemakaian Alat Pelindung Diri (APD), (c) kejadian infeksi telur STH pada petani sayur 0,017% dari 60 orang petani kubis, (d) stimulan penelitian ini dengan penyerahan hasil pembuatan tampungan pupuk kandang (Temporary Shelter) dan simulasi pemakaian APD, (e) internalisasi nilai-nilai Islam taharah merupakan materi yang sesuai dalam rangka meminimalkan bahaya infeksi STH dengan dasar pada QS. Al Baqarah: 222 dan HR. Muslim. Kata kunci: Nilai-nilai Islam; soil transmited helmits; pendidikan berbasis masyarakat Pendahuluan Komunitas petani kubis di Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang adalah salah satu masyarakat yang memiliki keinginan untuk melaksanakan integrasi nilai- nilai pendidikan Islam dalam melaksanakan pekerjaannya sebagai petani kubis. Pelaksanaan pendidikan Islam bagi petani kubis dilakukan melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan pe- nyuluhan dalam rangka implementasi pendidikan Islam bagi petani kubis di Desa Kaponan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan dunia kesehatan. Contoh konkret adalah infeksi telur Soil Transmitted Helminth 173 |