Analisis Permasalahan Kesehatan pada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Ambarawa 1 Artikel Penelitian Analisis Permasalahan Kesehatan pada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Ambarawa Nur Arif Dwi Humananda *) Puji Pranowowati **) , Yuliaji Siswanto **) *) Mahasiswa STIKES Ngudi Waluyo **) Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Ngudi Waluyo ABSTRAK Lembaga Pemasyarakatan adalah satuan usaha pemasyarakatan yang menampung, merawat dan membina narapidana.Masalah kesehatan pada narapidana di lembaga pemasyarakatan diperkirakan karena beberapa faktor salah satunya kelebihan kapasitas yang meningkatkan resiko penyakit menular.Dampak kelebihan penghuni di lapas, salah satunya buruknya kondisi kesehatan narapidana/tahanan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan kesehatan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Ambarawa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh narapidana pada bulan Maret 2014 di Lembaga Pemasyarakatan.Teknik sampel dalam penelitian ini yaitu quota sampling narapidana berjumlah 71 sampel.Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner.Kondisi lingkungan fisik menggunakan alat ukur seperti spygmomanometer, luxmeter, hygrometer, rollmeter dan thermometer. Hasil penelitian diketahui bahwa semua kamar dikategorikan padat, ventilasi dikategorikan memenuhi syarat, suhu ruangan normal. Kelembaban udara kamar memenuhi syarat 75,0% (3 kamar). Pencahayaan ruangan dikategorikan memenuhi syarat 25,0% (1 kamar). Sebesar 71,8% (51 orang) dengan personal hygiene baik. Sebesar 93,0% (66 orang) mempunyai kebiasaan merokok. Sebesar 39,4% (28 orang) menderita ISPA, 59,2% (42 orang) menderita skabies dan 7,0% (5 orang) menderita hipertensi. Diharapkan mengurangi media yang menjadi sumber maupun penularan penyakit seperti penderita ISPA dengan mengurangi konsumsi batang rokok dan puskesmas setempat diharapkan membantu menyelesaikan masalah melalui sosialisasi terhadap penyakit menular.Peneliti selanjutnya diharapkan melakukan analisis bivariat yang menghubungkan penyakit yang diderita narapidana dengan kondisi lingkungan. Kata Kunci : Analisis Permasalahan Kesehatan, Narapidana, Lembaga Pemasyarakatan