Korupsi: Menelusuri Akar Persoalan…. Korupsi: Menelusuri Akar Persoalan dan Menemukan Alternatif Pemecahannya ========================================================== Oleh: Siti Fatimah ABSTRACT Corruption is a most dangerous crime among the others. It will have social implications in society, such as social imbalance and inequality. This article will analyze some issues related to the corruption, such as why the corruption be something usual in this country (Indonesia); what factors cause someone to corrupt in this country; and what can we do to overcome the issue of corruption. This article also tries to analyze the issue of corruption in educational institution. Kata kunci: Korupsi, birokrasi, kesenjangan sosial, ketidakadilan I. PENDAHULUAN Jika mampu menyimak beberapa informasi dan data yang dilaporkan oleh beberapa lembaga yang ber- kompeten tentang korupsi di negara ini, akan menunjukkan satu hal yang sangat fantastis dan merisaukan. Political and Economic Risk Consultancy (PERS), menempatkan Indonesia sebagai Negara terkorup di Asia dengan nilai 9.92, bahkan di atas Vietnam dengan nilai 8.67, dengan rentangan skala 0-10. 1 HS Dillon menyatakan korupsi di kalangan pegawai negeri (PNS) mencapai angka 95%. 2 Menurut laporan BPK tahun 1 Paulus Mujiran. 2004. Republik Para Ma- ling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. p.28. 2 Ibid., hal:. 5 2003, Departemen Pendidikan meru- pakan instansir terkorup setelah Departemen Agama. Indonesian Corruption Watch (ICW) melaporkan korupsi di bidang pendidikan telah dilakukan dalam berbagai jenjang: mulai dari tingkat sekolah, dinas, sampai departemen; mulai dari guru, kepala sekolah, kepala dinas dan seterusnya masuk ke dalam jaringan korupsi. 3 Transparancy International Indonesia (TII) melaporkan, di antara 133 negara yang disurvei di dunia, Indonesia menempati urutan ke 6 negara- 3 Kompas, 3 Mei 2005