Jurnal Equilibrium Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh Makassar, Volume IV No. 1 Mei 2016 Penyimpangan Sosial Human Trafficking Riza Rahmawati Darman Manda Universitas Muhammadiyah Makassar darmanmanda1965@gmail.com Rosleny Babo Universitas Muhammadiyah Makassar roslenybabounismuh@gmail.com ABSTRAK Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian sosial budaya yang jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis secara kualitatif dengan menggambarkan secara utuh dan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi terjadinya human trafficking, bentuk dari human trafficking dan peran dari pemerintah dalam menanggulangi terjadinya human traffiking yang ada di Kota Makassar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi terjadinya human trafficking dikarenakan kebutuhan ekonomi yang mendesak, baik dari korban maupun dari pelaku semuanya beralasan dikarenakan oleh kebutuhan ekonomi dan faktor yang lainnya juga dikarenakan oleh lingkungan dan teman bergaul dari orang yang bersangkutan. Adapun bentuk dari human trafficking itu sendiri adalah yang bersangkutan atau korban dijadikan sebagai PSK oleh pelaku dan hasil dari dengan menjadikan korban PSK sepenuhnya diambil oleh si pelaku. Dan peran dari pemerintah sendiri dalam menanggulangi terjadinya human trafficking itu dengan melakukan sosialisasi dan seminar-semina kepada masyarakat, tempat- tempat hiburan dan hotel-hotel yang berada disekitar pusat hiburan, dalam hal ini pemerintah bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Lembaga-lembaga Sosial. Kata Kunci : Penyimpangan Sosial, Masyarakat, Human Trafficking PENDAHULUAN Manusia sebagai makhluk sosial sepanjang sejarahnya akan senantiasa mengadakan interaksi-interaksi sosial dengan sesamanya dan dengan terjadinya interaksi ini, maka tumbuh dan terciptalah beberapa bentuk pola perilaku manusia di dalam masyarakat. Pola perilaku tersebut tentunya ada yang selaras dan ada pula yang menyimpang dari norma-norma atau kaedah-kaedah yang telah disepakati dan ditetapkan sebagai pedoman pergaulan hidup. Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang, sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. Sejauh mana penyimpangan itu terjadi, 1