KALIMAT TUNGGAL SEDERHANA DALAM BAHASA SUNDA KUNA Ilham Nurwansah, M.Pd * * Dapat dihubungi melalui surel ilhamnurwansah@gmail.com – HP: +62 85720091015 Abstrak Penelitian ini disusun sebagai upaya untuk menggali lebih dalam informasi bahasa Sunda kuno dalam tataran sintaksis. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pola kalimat tunggal sederhana dengan menggunakan teknik analisis unsur langsung (Immediate Constituent (IC) analysis) melalui pendekatan sinkronis-diakronis. Metode yang dipakai yaitu deskriptif. Sumber data diambil dari transliterasi teks prosa Carita Parahiyangan dalam bahasa Sunda kuna, ditulis pada lembaran daun lontar dan aksara Sunda kuna yang berasal dari sekitar abad ke-16 M. Kalimat tunggal sederhana yang ditemukan dari hasil analisis memiliki tiga pola yaitu (1) pola S-P dengan lima subpola: (a) S:N/Pron+P:N/FN, (b) S:N/FN+P:FNum, (c) S:N/FN+P:Fprep, (d) P:V/FV+S:N/FN, dan (e) P:FN+S:FN; (2) pola S-P-O dengan dua subpola: (a) S:FN+P:V/FV+O:N/FN, dan (b) P:FV+O:FN+S:FN; dan (3) pola S-P-Pel dengan dua subpola: (a) S:FN+P:V/FV+Pel:N/FN, dan (b) P:V+S:N/FN+Pel:N/FN. Kata kunci: bahasa Sunda kuno, kalimat sederhana, sintaksis 1. Pendahuluan Bahasa Sunda kuno adalah dialek temporal bahasa yang dianggap mewakili puncak perkembangan kebudayaan pemakaian atau bahasa kuno yang memiliki kesusastraan yang