6 PERANAN PERPUSTAKAAN DALAM MENDUKUNG Pervasive Learning Environment Oleh Riri Fitri Sari Departemen Elektro, Fakultas Teknik , Universitas Indonesia Kampus Baru UI, Depok, 16424, Indonesia riri@eng.ui.ac.id Abstrak Makalah ini membahas tentang peranan perpustakaan dalam mendukung Pervasive Learning Environment. Terminologi “Pervasive Lerning Environment menjadi populer beberapa tahun terakhir ini sejak diperkenalkannya berbagai peralatan elektronik genggam (handheld) yang dapat membantu komunikasi dan komputasi di mana saja dan kapan saja seperti Personal Digital Assisstant (PDA) dan smart phone. Dalam makalah ini dijelaskan tentang implementasi dukungan perpustakaan digital (digital library) dalam mendukung lingkungan belajar yang kaya teknologi berbentuk alat berukuran kecil seperti PDA. Secara ringkas makalah ini juga dijelaskan tentang kemungkinan kedepan maraknya akses ke perpustakaan digital dengan pervasive devices. Disamping itu dalam makalah ini ditampilkan perspektif teknologi baru berupa peralatan elektronik genggam seperti PDA yang dapat mengakses perpustakaan digital yang merupakan pintu yang memberikan kunci untuk memasuki sumber informasi yang tidak gratis. Digital library juga dapat dihubungkan dengan Learning Management System yang sebagian besar mengikuti standar Sharable Courseware Object Reference Model (SCORM). Dapat disimpulkan bahwa perpustakaan dijita yang mendukung akses nirkabel (wireless) akan sangat membantu civitas academica dalam proses belajar mengajar dan riset. Pendahuluan Berkembangnya teknologi beberapa tahun terakhir ini telah menyediakan infrastuktur dasar yang dapat membantu proses belajar mengajar yang dapat dilakukan kapan saja dan dalam konteks apa saja. Salah satu tren terbaru adalah munculnya berbagai peralatan pervasive. Saat ini laptop dan PDA menyediakan platform yang ringan, powerful, dan menyediakan koneksi sehingga dapat menemani mahasiswa kemana saja dalam lingkungan yang bervariasi. Perpustakaan adalah sumber daya pembelajaran global yang dapat menyimpan koleksi suatu institusi. Saat ini perpustakaan juga menjadi pintu masuk/portal yang menyediakan account dan kata kunci (password) untuk masuk ke online resources prabayar, misalnya Proquest, IEEE Explore online, dll. Universitas Indonesia saat ini misalnya berlangganan 26 online resources, dengan akses Internet melalui Jaringan Universitas Indonesia Terpadu (JUITA) sebesar 12 MBps. Sesuai dengan perkembangan teknologi, academic library service perlu menyesuaikan diri