63 DUKUNGAN TEKNOLOGI BUDIDAYA UNTUK PENGEMBANGAN SAMBILOTO (Andrographis paniculata Nees) Muchamad Yusron Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik ABSTRAK Dengan klaim khasiat obat yang cukup banyak, sambiloto merupakan salah satu tanaman obat yang banyak dibutuhkan dalam industri obat tradisional. Badan POM me- masukkan tanaman ini sebagai tanaman ung- gulan untuk dikembangkan dalam industri obat fitofarmaka. Bahan baku sambiloto harus di- persiapkan dalam bentuk simplisia dan ekstrak terstandar melalui penerapan teknologi budi- daya baku. Teknologi budidaya telah tersedia, mulai dari bahan tanaman yang bermutu, tek- nologi pengelolaan tanaman di lapang, sampai proses pengolahan hasil. Pengembangan sam- biloto harus didukung dengan pewilayahan komoditas, sehingga diperoleh hasil yang op- timal dengan mutu yang baik. Upaya mening- katkan pendapatan usahatani sambiloto dila- kukan dengan pola tumpangsari dengan jagung. Pengembangan sambiloto harus dilakukan dengan mengikutsertakan industri, baik di ting- kat lapang dengan petani maupun dalam penyediaan teknologi prosesing skala komer- sial. Kata kunci : Teknologi, budidaya, Andrographis paniculata Nees, pengembangan ABSTRACT Support of Cultivation Technology on Development of King of Bitter (Andrographis paniculata Nees) Andrographis paniculata is one of the herbal medicinal plants known and used by traditional medicinal industry. Agency for Drug and Food Control has put this plant as one of the priorities in the development of phytopharmaceutical drugs. Therefore standardized dried and extract raw materials must be produced through the application good agricultural practices, including high yield plant material, crop management and post- harvest processing. Development program of king of bitter should be supported by policies, such as identification of andrographis growing area, introducing intercropping system, and providing commercial scale extraction techno- logy. Development of king bitter include local industrial sector, and farmers. Keywords : Technology, cultivation, Andographis paniculata , development PENDAHULUAN Sambiloto ( Andrographis pani- culata Nees) merupakan salah satu tanaman obat herbal yang banyak dibu- tuhkan dalam industri obat tradisional di Indonesia. Cukup banyak klaim yang menunjukkan manfaat sambiloto dalam pengobatan tradisional, seperti untuk meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi kuman, anti diare, gangguan lever, dan anti bakteri. Oleh karena itu Badan POM memasukkan tanaman ini sebagai tanaman unggulan untuk dikembangkan dalam industri obat fitofarmaka. Dalam industri obat tradisional Indonesia, sambiloto diman- faatkan untuk berbagai produk, seperti jamu anti inflamasi, obat penurun tekanan darah, dan sebagainya. Hasil survei serapan tanaman obat untuk industri obat tradisional di Jawa dan Bali memperlihatkan bahwa sambiloto