ISSN 2407 - 1072 Jurnal Akuntanika, No. 2 , Vol. 2, Juli - Desember 2016 1 DETERMINAN KINERJA RASIO KEUANGAN DENGAN IMPLIKASINYA TERHADAP RETURN ON ASSETS PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Henny Yulsiati Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Sriwijaya Email : henny.yulsiati@yahoo.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kinerja Rasio Keuangan terhadap Return On Assets. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kinerja Rasio Keuangan sebagai variabel independen dan Return On Assets sebagai variabel Independen. Rasio Lancar diukur dengan Current Ratio, sementara itu Rasio Leverage diukur dengan Debt to Equity Ratio dan Debt Ratio, sementara itu Rasio Aktivitas diukur dengan Total Assets Turnover dan Inventory Turnover. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2012-2014. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji normalitas data, analisis berganda, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Debt Ratio, Total Assets Turnover dan Inventory Turnover secara parsial Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Debr Ratio mempunyai pengaruh signifikan terhadap Return On Assets, sedangkan Total Assets Turnover dan Inventory Turnover mempunyai pengaruh positif tidak signifikan terhadap Return On Assets. Kata kunci: Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Assets Turnover, Inventory Turnover dan Return On Assets. 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada umumnya tujuan utama sebuah perusahaan adalah memperoleh laba yang maksimal. Dengan memperoleh laba yang maksimal, maka perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya dan dapat terus berkembang memberikan pengembalian yang menguntungkan bagi para pemiliknya. Untuk mengukur seberapa besar keberhasilan perusahaan dalam memperoleh tingkat pengembalian atas laba maka perlu dilakukan analisis keuangan dengan rasio profitabilitas. Profitabilitas menunjukan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Jumlah keuntungan (laba) yang diperoleh secara teratur serta kecenderungan keuntungan yang meningkat merupakan faktor yang sangat penting dalam menilai profitabilitas suatu perusahaan. Bagi pimpinan, profitabilitas dapat digunakan sebagai tolok ukur untuk mengetahui berhasil atau tidaknya suatu perusahaan yang dipimpinnya, sedangkan bagi penanam modal dapat digunakan sebagai tolok ukur prospek modal yang ditanamkan dalam perusahaan tersebut.