1 BAB VI 1 Skema Presidensial dan Efektifitas Presidensialisme Oleh Sri Nuryanti 2 Pengantar Pemilu Presiden secara langsung telah berlangsung di Indonesia sejak tahun 2004 dan 2009. Pemilu Presiden langsung ini telah menghasilkan presiden dan wakil presiden. Namun demikian, disinyalir bahwa pemilihan presiden secara langsung sebagaimana yang dilakukan oleh Indonesia ini tidak serta merta memunculkan presiden dan wakil presiden yang efektif dapat menjamin munculnya good governance. Hal ini disebabkan oleh skema presidensialisme di Indonesia yang justru memunculkan ketidak efektifan pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga kepresidenan. Oleh karena itu, studi ini bermaksud menganalisis skema presidensial dan efektifitas presidensialisme, dimana akan dianalisis kelebihan dan kekurangan sistem tersebut yang diberlakukan di Indonesia. Dalam diskursus yang berkembang di Indonesia, system yang diterapkan di Indonesia mempunyai ciri yang berbeda dengan perkembangan teori kekuasaan pada umumnya. Di Indonesia, sejak tahun 1955 sudah mengenal prosesi pemilu yang diperuntukkan untuk memilih wakil konstituante. Prosesi demokrasi itu berkembang dan dapat dilaksanakan relatif secara periodik setiap lima tahun sekali. Pada masa setelah bergulirnya reformasi, berkembang pula praktika demokrasi langsung yang diperuntukkan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden yang dimulai dari penyelenggaraan pemilu Presiden pertama kali secara langsung tahun 2004. Di tahun 2009, kembali rakyat Indonesia melakukan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung. Fenomena ini banyak mempengaruhi dinamika politik Indonesia. Melihat praktika pemilu di Indonesia, maka banyak yang menyepakati bahwa Indonesia mengembangkan ciri Presidensialisme yang berbasis parlemen. Dari sudut pandang teori, tentunya hal itu akan dilihat sebagai suatu diskursus baru yang memperkaya diskursus 1 Bab ini adalah BAB VI pada buku Evaluasi Pemilihan Presiden Langsung di Indonesia, Luky Sandra Amalia (editor), Pustaka Pelajar, 2016, hal 207-239 2 Sri Nuryanti adalah peneliti pada Puslit Politik LIPI