Jurnal DEVICE | ISSN: 0216-9185 | Vol. 7 | No. 2 | April 2011 | Pemilihan Jenis Sebaran Untuk Menghindari Kesalahan Perhitungan Perkiraan Curah Hujan Studi Kasus : Das Babon Kota Semarang | Nasyiin Faqih 77 PEMILIHAN JENIS SEBARAN UNTUK MENGHINDARI KESALAHAN PERHITUNGAN PERKIRAAN CURAH HUJAN STUDI KASUS : DAS BABON KOTA SEMARANG Nasyiin Faqih (Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNSIQ Wonosobo) ABSTRAK Analisis frekuensi terhadap data curah hujan maupun data debit sungai berbeda antara daerah yang satu dengan daerah lainnya. Dalam kenyataannya, sangat jarang dijumpai seri data yang sesuai dengan sebaran normal. Sebaliknya, sebagian besar data hidrologi sesuai dengan jenis sebaran yang lainnya. Pemilihan sebaran yang tidak benar dapat mengundang kesalahan perkiraan yang cukup besar. Dengan demikian pengambilan salah satu sebaran secara sembarang untuk analisis tanpa pengujian data hidrologi sangat tidak dianjurkan. Analisis frekuensi atas data hidrologi menuntut syarat tertentu untuk data yang bersangkutan, yaitu harus seragam ( homogeneous ), independent, dan mewakili ( representative ) ( Haan,1977 ). Pengujian statistik dapat dilakukan untuk menentukan jenis sebaran yang dipakai. Penentuan jenis sebaran yang digunakan untuk analisis frekuensi dapat dipakai beberapa cara yaitu : Sebaran Gumbel Tipe I, Sebaran Log Pearson tipe III, Sebaran Normal, Sebaran Log Normal Kata kunci : analisis frekuensi, sebaran, statistik PENDAHULUAN Dalam analisis frekuensi data hidrologi baik data hujan maupun data debit sungai terbukti bahwa sangat jarang dijumpai seri data yang sesuai dengan sebaran normal. Sebaliknya, sebagian besar data hidrologi sesuai dengan jenis sebaran yang lainnya. Masing – masing sebaran memiliki sifat – sifat khas sehingga setiap data hidrologi harus diuji kesesuaiannya dengan sifat statistik masing – masing sebaran tersebut. Pemilihan sebaran yang tidak benar dapat mengundang kesalahan perkiraan yang cukup besar. Dengan demikian pengambilan salah satu sebaran secara sembarang untuk analisis tanpa pengujian data hidrologi sangat tidak dianjurkan. Analisis frekuensi atas data hidrologi menuntut syarat tertentu untuk data yang bersangkutan, yaitu harus seragam ( homogeneous ), independent, dan mewakili ( representative ) ( Haan,1977 ). Data yang seragam berarti bahwa data tersebut harus berasal dari populasi