115 PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN MATEMATIKA Oleh: Nur Rahmah Dosen Prodi Pendidikan Matematika STAIN Palopo E-mail: prodimat_stainplp@yahoo.co.id Abstrak: Strategi pembelajaran menggambarkan komponen umum materi pembelajaran dan prosedur yang digunakan dalam mencapai hasil belajar. Konsep strategi pembelajaran tergambar dalam peristiwa pembelajaran sebagaimana yang dijelaskan secara perinci dalam bukunya Gagne yang berjudul The Condition of Learning and Theory of Instruction (1985). Peristiwa pembelajaran adalah gambaran sederhana tentang paradigma aktivitas peserta didik dan pendidik yang terjadi secara komplementer (saling isi-mengisi) dan saling ketergantungan dalam situasi belajar. Peristiwa belajar menggambarkan aktivitas peserta didik dalam menerima, mempraktikkan, menciptakan, dan lain-lain. Peristiwa pembelajaran menggambarkan aktivitas pendidik dalam memindahkan ilmu, membina, memberikan kenyamanan belajar, dan lain-lain Kata Kunci: Pengembangan, Strategi Pembelajaran, Matematika I. Pengantar Beberapa istilah yang hampir sama dengan strategi pembelajaran yaitu pendekatan, metode, teknik, atau taktik dalam pembelajaran. Pendekatan (approach) menetapkan arah umum atau lintasan yang jelas untuk pembelajaran yang mencakup komponen yang lebih tepat atau perinci. Misalnya istilah problem-based learning (pembelajaran berbasis masalah), experiental learning (pembelajaran berbasis pengalaman), direct instruction (pembelajaran langsung), dan simulation (simulasi). Semua istilah tersebut merujuk pada pendekatan pembelajaran dimana metode (komponen) merupakan cakupannya (Reigeluth and Chellman, 2009). “An approach is a set of correlative assumption dealing with the nature of language teaching and learning. An approach is axiomatic wich describes nature of the subject matter to be taught (Richards and Rodgers, 1986:9)”. Dapat juga dikatakan bahwa pendekatan merupakan sudut pandang bagi guru, dosen, atau instruktur atau pengembang terhadap proses pembelajaran seperti pendekatan yang berpusat pada guru, dosen, instruktur (teacher-centred approaches) dan pendekatan yang