1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Library 2.0 saat ini sedang menjadi topik pembicaraan yang hangat di kalangan praktisi dan pemerhati perpustakaan. Akan tetapi banyak sekali kesalah pahaman dalam menangkap konsep library 2.0 ini. Menurut Xinya 1 konsep Library 2.0 merupakan pengembangan dari Library 1.0. Library 1.0 mempunyai konsep pelayanan literatur berorientasi pada sumber daya perpustakaan (library resource), sementara Library 2.0 mempunyai konsep layanan pengetahuan yang berorientasi kepada pengguna (user). Dalam pemahaman ini dapat kita simpulkan, esensi dari kerja perpustakaan tetap layanan literatur untuk pelanggan, akan tetapi fokus perhatiannya telah berpindah dari pengelolan literatur (literature management) kepada kebutuhan literatur pengguna, dan dari sumberdaya perpustakaan kepada pengguna. Library 2.0 adalah sebuah perkembangan penting dari seluruh industri ini. Oleh karena itu supaya bisa meraih konsep ini, maka itu perlu suatu reformasi sistem pengelolaan perpustakaan, terutama kepada arsitektur sistemnya. Arsitektur Sistem Perpustakaan 2.0, merupakan salah satu kajian yang belum banyak dikaji oleh praktisi maupun pemerhati ilmu perpustakaan. Oleh karena, alasan itulah penulis merasa tertantang untuk mengkaji hal ini secara lebih mendalam. Melalui makalah ini penulis berusaha untuk mengkaji perpustakaan 2.0, serta mengenai sistem arsitekturnya. Makalah ini disusun menggunakan metode studi literatur. Adapun literatur yang penulis gunakan sebagain besar dari Jurnal Berbahasa Inggris, juga dari buku-buku yang berkaitan dengan hal ini, serta dari blog dan website yang relevan dengan materi yang sedang di bahas oleh penulis. 1 Xinya Yang Qunyi Wei Xiaodong Peng, (2009),"System architecture of Library 2.0", The Electronic Library, Vol. 27 Iss 2 pp. 283 - 291