© 2012 Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota © 2012 Biro Penerbit Planologi Undip Volume 8 (4): 392402 Desember 2012 Studi Komparasi Pengelolaan Geopark di Dunia untuk Pengembangan Pengelolaan Kawasan Cagar Alam Geologi Karangsambung Dhika Anindhita Setyadi 1 Diterima : ʹ4 Oktober ʹͲͳʹ Disetujui : ʹʹ November ʹͲͳʹ ABSTRACT The Indonesian government has set Karangsambung Geological Heritage in Central java as a geopark, a concept that the UNESCO had developed in 2004 which aims to integrate the educational, conservational and the development of the local economy. The research aims to develop an ideal model of management for the study location, based on comparative bestpractices studies: data from various worldwide geoparks are collected and compared at the criteria developed by the UNESCO. The study analyses management aspects through the comparison processes, and recommends aspects which represent similarities of the characteristics and its potential for application in Karangsambung geological heritage. The research recommends a concept by the name “Natural Stone Park” which integrates educational, conservational and the development of local economy surrounding the study area. This concept should be accompanied by management institution structural strengthening, enforcement of regulation to protect the site, and promotional efforts to the global community. Key words: geological heritage area, geopark, UNESCO, Global Geopark Network ABSTRAK Pemerintah Indonesia telah menetapkan Kawasan Cagar Alam Geologi Karangsambung, Jawa Tengah sebagai kawasan geopark, suatu konsep pengembangan kawasan yang diperkenalkan UNESCO pada 2004 yang mengintegrasikan aspek pendidikan, konservasi, dan pengembangan ekonomi lokal. Penelitian ini merancang model pengelolaan ideal lokasi studi berdasarkan studi bestpractice komparatif: datadata tiap aspek pengelolaan geoparkgeopark di dunia dikumpulkan dan dibandingkan dengan kriteria yang ditetapkan UNESCO. Studi ini menganalisis aspekaspek pengelolaan yang telah melalui proses komparasi tersebut, dan merekomendasikan aspekaspek yang memenuhi kemiripan karakteristik dan kemungkinan aplikasinya di kawasan cagar alam geologi Karangsambung. Penelitian ini merekomendasikan konsep “Taman batuan alam” yang mengintegrasikan aspek pendidikan, aspek konservasi, dan aspek pengembangan ekonomi lokal di sekitar kawasan kajian. Konsep ini perlu disertai penguatan struktur kelembagaan pengelolaan, implementasi peraturan untuk melindungi situs serta langkah promosi kepada masyarakat. Kata kunci: kawasan cagar alam geologi, geopark, UNESCO, Global Geopark Network 1 Mahasiswa Magister Pembangunan Wilayah dan Kota, Undip, Semarang, Jawa Tengah Kontak Penulis : emailnya.dhika@gmail.com