The 2016 Jambi International Seminar on Education (JISE) in Jambi, Indonesia, 3-4 April 2016 with the theme “Sharing Power, Valuing Local Cultures, and Achieving Success in Education” 1 Model Pembelajaran Interaktif Interactive Instructional Model Dr. SOFYAN, M.Pd SMA Negeri 2 Kota Jambi, Universitas Jambi sofyan_zaibaski@yahoo.co.id Abstract: Penelitian bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran interaktif. Model pembelajaran yang dikembangkan berbasis kepada aktivitas siswa dalam mengkonstruk pengalaman belajar dengan berbantuan aneka sumber belajar. Model pengembangan menggunakan model Dick dan Carey (2009). Langkah model pengembangan diawali dengan menentukan tujuan umum, menganalisis pembelajaran, mengidentifikasi kemampuan bawahan, menuliskan tujuan khusus, pengembangan penilaian acuan patokan, pengembangan strategi pembelajaran, memilih dan mengembangkan materi pembelajaran, merancang dan pengembangan evaluasi formatif, melakukan revisi, serta merancang dan mengembangkan evaluasi sumatif. Data diperoleh melalui evaluasi formatif melalui validasi ahli dan uji coba lapangan. Hasil penelitian memperlihatkan, model pembelajaran pemanfaatan media sosial memiliki tingkat efektivitas yang tinggi. Hal ini tergambar dari tanggapan 85% siswa uji perorangan, 78,28% siswa uji kelompok kecil, dan 82,79% siswa uji kelompok besar menyatakan bahwa model pembelajaran dengan pemanfaatan media sosial dapat memotivasi belajar dan berdampak kepada hasil belajar yang diperoleh. Model pembelajaran bermakna memperoleh tanggapan positif. Siswa dapat mengembangkan kompetensi yang dimiliki untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar. Rata-rata siswa mencapai angka 4 atau berada dalam kategori baik, bahwa model pembelajaran bermakna penting bagi mereka. Hasil implementasi model pembelajaran interaktif yang berbasis kearifan lokal terhadap 40 siswa memperlihatkan 35% sangat memahami materi pembelajaran, 62,50% siswa memiliki pemahaman baik, dan hanya 2,5% siswa saja yang berada dalam kategori cukup memahami. Disimpulkan, pengembangan model pembelajaran interaktif penting dilakukan dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan membantu siswa memahami diri mereka secara utuh. Siswa akan dapat mengembangkan kemampuan dan kreativitas secara mandiri atas bimbingan guru. Key-Words: Interactive, Instructional, Model