Copyright © 2007 www.jurnalkomputer.com
Web Service
Asep Herman Suyanto
info@bambutechno.com
http://www.bambutechno.com
Web service adalah sistem perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung
interaksi yang bisa beroperasi machine-to-machine di atas jaringan. Web service mempunyai
alat penghubung yang diuraikan di dalam format machine-processable (secara spesifik
WSDL). Sistem lain saling berhubungan dengan Web service di dalam cara yang ditentukan
oleh deskripsinya yang menggunakan pesan SOAP, secara khas disampaikan menggunakan
HTTP dengan XML serialization, bersama dengan standar lain yang terkait dengan web
(Booth et al., 2004).
Untuk menjalankan fungsinya, web service memerlukan agen. Agen adalah bagian
perangkat lunak atau perangkat keras yang mengirimkan dan menerima pesan. Agen dapat
ditulis dengan berbagai bahasa pemrograman. Dan dapat berganti-ganti bahasa pemrograman
dengan fungsi yang sama.
Tujuan web service adalah untuk menyediakan beberapa fungsi atas nama pemilik nya
– seseorang atau organisasi seperti bisnis atau perorangan. Provider entity adalah organisasi
atau orang yang menyediakan agen yang sesuai untuk menerapkan service tertentu. Requester
entity adalah seseorang atau organisasi yang berkeinginan untuk menggunakan web service
provider entity. Itu akan menggunakan requester agent untuk menukar pesan dengan
provider agent milik provider entity. Dalam pertukaran pesan agar berhasil, requester entity
dan provider entity harus dulu sepakat menggunakan semantik dan mekanisme yang sama
dalam pertukaran pesan. Semantik dalam web service adalah ekspektasi tentang perilaku
(behavior) service. Ini semacam kontrak antara requester entity dan provider entity
mengenai kegunaan dan konsekuensi dari interaksi tersebut.