BANGUNAN TRADISIONAL KAMPUNG NAGA: BENTUK KEARIFAN WARISAN LELUHUR MASYARAKAT SUNDA Iwan Hermawan Balai Arkeologi Bandung Email: iwan1772@yahoo.com Abstract A space is where humans live their lives on earth. Its presence is essential for human life, as sustained or damage to the environment will affect humans who live in it. To this day Kampung Naga village continue to keep their living space preserved as practiced to their houses and other buildings. This paper aims to reveal the Sunda local wisdom contained in building houses in Kampung Naga village. Data collected through surveys, personal involvement, interviews, and literature. The data were analyzed qualitatively. Kampung Naga houses and other buildings are construedted according to the teachings of the ancestors. Shape and architecture of the building adapts to local conditions. For them life is not in nature but living with nature. These values are noble values that need to be maintained and actualized in everyday life of modern humans in protecting the environment. Keywords: house building, tradition, ancestor Abstrak Ruang merupakan tempat manusia menjalani kehidupannya di muka bumi. Keberadaannya sangat penting bagi kehidupan manusia, karena kerusakan maupun terjaganya kelestarian lingkungan akan berpengaruh kepada manusia yang menempatinya. Adalah masyarakat Kampung Naga yang hingga saat ini terus menjaga agar ruang hidup mereka tidak rusak, salah satunya diaktualisasikan pada bangunan rumah dan bangunan lainnya di Kampung Naga. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap kearifan lokal Sunda yang terkandung pada bangunan rumah pada masyarakat Kampung Naga. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, keterlibatan langsung, wawancara, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Masyarakat Kampung Naga mendirikan bangunan rumah dan bangunan lainnya dilakukan sesuai ajaran para leluhur. Bentuk dan arsitektur bangunan menyesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat. Bagi mereka hidup bukan di alam tetapi hidup bersama alam. Nilai-nilai tersebut merupakan nilai- nilai luhur yang perlu dipertahankan dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari manusia modern dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kata kunci: bangunan rumah, tradisi, leluhur A. Pendahuluan Rumah merupakan tempat bernaung, tempat kembali semua insan sehingga rumah merupakan kebutuhan pokok bagi setiap umat manusia, termasuk masyarakat tradisional Sunda. Hidup dengan tidak merusak dan selaras dengan alam merupakan hal yang selalu dilakukan dalam menjalani kehidupan sehari- hari. Mereka memuliakan dan menghargai alam dengan tetap memanfaatkan alam. Bagi mereka, alam bukan sekedar obyek untuk dieksploitasi, namun mempunyai arti sebagai mitra kehidupan umat manusia yang sejajar, karena antara manusia dengan alam memiliki sifat saling ketergantungan. Menjaga alam dari kerusakan dilakukan oleh masyarakat melalui berbagai pamali atau pantang larang. Pengelolaan alam yang seimbang dan berkelanjutan sebenarnya telah dilakukan oleh para leluhur kita. Pada kehidupan sehari- hari mereka selalu berpegang pada ungkapan “Hidup bersama alam” bukan “Hidup di alam”. Kenyataan ini menunjukkan bahwa alam mempunyai posisi yang sejajar dengan manusia, sehingga keberadaannya harus dijaga agar tidak sampai rusak, karena jika alam rusak