J. Sains MIPA, Agustus 2011, Vol. 17, No. 2, Hal.: 75 - 82 ISSN 1978-1873 2011 FMIPA Universitas Lampung 75 STUDI PERILAKU HARIAN RUSA SAMBAR (Cervus unicolor) DI TAMAN WISATA ALAM BUMI KEDATON Bainah Sari Dewi dan Endang Wulandari Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Bandar Lampung 35145 E-mail: safirafadhilla@yahoo.com ABSTRACT Sambar deer (Cervus unicolor) is one of the components in the forest ecosystem which plays an important role in the food chain cycle. However, the overexploitation by human being could decrease the population of this animal in the nature. One of the conservation effort which can be conducted is by ex-situ conservation. This research is then performed to find out the daily behavior of 4 sambar deers at Taman Wisata Alam Bumi Kedaton (TWABK) from 21 July to 3 August 2010. The daily behavior data were obtained by direct observation using scan animal sampling method for 14 days. The result showed that highest daily behavior of the sambar deer (C. unicolor) at TWABK was rest where for deers of A, B, C and D were 4435 min (44%); 4738 min.(47%); 4738 min. (47%) and 4435 min. (44%), respectively. The highest rest time was at 17.00-18.00, while the lowest was at 08.00-09.00, the highest moving time was at 12.00-13.00 and 17.00- 1800, while the lowest was at 08.00-09.00. The highest feeding time was at 08.00-09.00 and the lowest was at 17.00-18.00. Keywords: C. unicolor, TWABK, daily behavior, deer captive breeding, scan animal sampling. ABSTRAK Rusa sambar (C. unicolor) merupakan salah satu komponen pembentuk ekosistem hutan, yang peranannya sangat penting dalam siklus rantai makanan. Akan tetapi, terjadinya pemanfaatan rusa oleh manusia secara berlebihan dan tidak terkendali dapat mengakibatkan penurunan populasi satwa tersebut di alam. Salah satu upaya konservasi yang dapat dilakukan adalah dengan penangkaran (konservasi ex-situ). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: perilaku harian empat ekor rusa sambar yang ada di Taman Wisata Bumi Kedaton pada tanggal 21 Juli s/d 3 Agustus 2010. Data mengenai perilaku harian diperoleh melalui pengamatan langsung dengan menggunakan metode scan animal sampling selama 14 hari pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan perilaku harian rusa sambar (C. unicolor) yang ada di dalam penangkaran di Taman Wisata Bumi Kedaton (TWABK) perilaku tertingginya adalah istirahat yaitu rusa A 4435 menit (44%), rusa B 4738 menit (47%), ruisa C 4738 menit (47%), dan rusa D 4435 menit (44%). Waktu istirahat tertinggi pada pukul 17.00-18.00, terendah pada pukul 08.00-09.00, waktu pindah tertinggi pada pukul 12.00-13.00 dan 17.00-18.00 terendah pada pukul 08.00-09.00. waktu makan tertinggi pada pukul 08.00-09.00 terendah pada pukul 17.00-18.00. Kata kunci: C. unicolor, TWABK, perilaku harian, penangkaran rusa, scan animal sampling 1. PENDAHULUAN Indonesia memiliki keanekaragaman jenis satwa liar yang tinggi, dan tersebar di beberapa tipe habitat. Bermacam-macam jenis satwa liar ini merupakan sumberdaya alam yang dimanfaatkan untuk banyak kepentingan manusia, salah satu diantaranya adalah kepentingan ekologis. Manusia memanfaatkannya dengan berbagai cara, dan sering kali menyebabkan terjadinya penurunan populasi mereka, bahkan telah menyebabkan beberapa jenis satwa liar terancam kepunahan 1) . Ancaman kepunahan dapat diatasi dengan program-program yang tertuang di dalam kegiatan konservasi sumber daya alam. Kegiatan konservasi tersebut meliputi perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan yang lestari (Undang-undang Nomor 5 tahun 1990). Rusa Sambar (C. unicolor ) adalah salah satu dari empat jenis rusa di Indonesia yang sudah dilindungi oleh undang-undang namun jumlah populasinya terus terus berkurang akibat perburuan liar dan semakin tingginya degradasi habitat aslinya 2) . Rusa Sambar merupakan rusa terbesar untuk daerah Tropik dengan sebaran di Indonesia terbatas di pulau Sumatera, Kalimantan dan pulau di sekitar Sumatera 3) .