Jurnal Elektro PENS www.jurnalpa.eepis-its.edu Teknik Elektro Industri Vol.1, No.1, 2016 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Rancang Bangun Dual Input Single Output Buck Converter dengan Sumber Daya dari panel Surya dan PLN untuk Aplikasi Charger Baterai pada Penerangan Rumah DC Mughni Syahid [1] , Moh. Zaenal Efendi [2] , Eka Prasetyono [3] Program Studi D4 Teknik Elektro Industri Departemen Teknik Elektro Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Kampus PENS, Jalan Raya ITS Sukolilo, Surabaya 60111 Tel: (031) 594 7280; Fax: (031) 594 6114 Email: syahidmughni@gmail.com, zen@pens.ac.id, eka@pens.ac.id Abstrak Panel Surya adalah pembangkit listrik yang sangat tergantung cahaya matahari. Pada sistem solar charger dengan sumber utama hanya panel surya maka ketika cuaca mendung daya yang dihasilkan lebih kecil sehingga waktu pengisian baterai menjadi lama. Pada proyek akhir ini akan dibuat dual input single output buck converter untuk aplikasi charger baterai dari sumber panel surya dan sumber PLN. Prioritas yang dipakai adalah sumber dari panel surya sedangkan sumber PLN adalah sebagai penambah daya jika terjadi kekurangan saat kondisi cuaca mendung dan baterai drop. Agar dua sumber dapat bekerja secara bersamaan maka digunakan dual input single output buck converter yang akan diatur kombinasi duty cycle nya sehingga didapatkan pembagian daya yang sesuai dengan menggunakan kontrol fuzzy. Baterai yang digunakan berkapasitas 60Ampere hour menggunkan charger metode arus konstan dengan arus pengisian 6 Ampere dan metode tegangan konstan dengan tegangan pengisian 14,4Volt. Dari hasil pengujian kontrol fuzzy dapat menstabilkan ke setpoint dalam waktu 560 ms. Dengan dua sumber yang digunakan disaat daya panel surya turun maka daya dari PLN akan naik sehingga daya charger tetap terpenuhi walau dalam kondisi mendung. Kata kunci : panel surya, PLN, dual input single output buck converter, kontrol fuzzy, metode arus konstan, metode tegangan konstan. 1. Pendahuluan Saat ini penggunaan panel surya sebagai energi terbarukan memang sudah berkembang pesat. Panel surya menghasilkan energi gratis dengan mengkonversi cahaya matahari menjadi energi listrik yang dapat disimpan ke dalam baterai sehingga dapat digunakan kapan pun baik siang maupun malam. Permasalahan yang terjadi jika menggunakan panel surya sebaga sumber energi listrik adalah ketika cuaca mendung. Ketika cuaca mendung panel surya tidak dapat menangkap cahaya matahari secara maksimal sehingga tidak dapat mengkonversi secara maksimal ke energi listrik dan daya yang dihasilkan rendah. Jika digunakan untuk mencharger baterai maka pengisian baterai menjadi lambat dan lama atau bahkan tidak