Konferensi Nasional Sistem Informasi 2014, STMIK Dipanegara Makassar, 27 Februari 01 Maret 2014 KONSEPSI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DENGAN DUKUNGAN SISTEM INTELIGEN (Keynote Paper KNSI 2014) Iping Supriana 1 , Masayu Leylia Khodra 2 1,2 Lab Grafik dan Inteligensi Buatan, Kelompok Keahlian Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung 1 iping@stei.itb.ac.id , 2 masayu@stei.itb.ac.id Abstrak Pengembangan sistem informasi saat ini dihadapkan kepada dua tantangan besar, yaitu waktu yang terbatas (time to market) dan fleksibilitas kebutuhan pengguna. Makalah ini akan membahas konsepsi pengembangan sistem informasi dengan dukungan sistem inteligen untuk mengkonstruksi konfigurasi sistem informasi. Strategi kunci yang digunakan adalah forward strategy, yang memanfaatkan kembali (reuse) komponen fundamental yang sudah ada yang cocok dengan spesifikasi dari pengguna. Berdasarkan spesifikasi yang menjadi masukan sistem, sistem inteligen akan menentukan domain model yang diturunkan dari struktur generik, dan menghasilkan konfigurasi sistem informasi yang akan dieksekusi oleh aktuator. Pemanfaatan konsep ini tidak hanya mempersingkat waktu, tetapi juga memberikan fleksibilitas yang tinggi dalam pengembangan sistem informasi. Dengan mengadaptasi framework sistem berbasis rule, konsep ini dapat diadaptasi untuk pengembangan sistem informasi berbagai domain. Kata kunci : pengembangan sistem informasi, sistem inteligen, struktur generik, forward strategy 1. Pendahuluan Dengan semakin berkembangnya kebutuhan akan layanan informasi yang meluas dan beragam, pengembangan sistem informasi dihadapkan kepada tantangan besar. Jika tidak diantisipasi, hal ini akan berdampak pada kegagalan pengembangan sistem informasi di masa depan. Dua kelompok utama kegagalan proyek sistem informasi adalah kegagalan untuk memenuhi kebutuhan pengguna, dan kegagalan proses untuk mengembangkan sistem informasi sesuai waktu dan biaya yang terbatas. Kegagalan memenuhi kebutuhan pengguna meliputi kegagalan korespondensi yang disebabkan desain sistem tidak mencapai tujuan yang diharapkan pengguna, kegagalan interaksi yang tidak mudah digunakan, dan kegagalan ekspektasi (Lyytinen & Hirschheim, 1987; Xiang, 2012). Berbagai teknik telah dikembangkan untuk mengatasi semua faktor kegagalan ini tetapi survei Standish Group pada tahun 2009 tetap menyatakan tingkat kesuksesan rata-ratanya hanya mencapai 32% (Xiang, 2012). Saat ini proyek pengembangan sistem informasi sering diimplementasikan dengan pengaturan setting sistem informasi generik yang sudah ada seperti Content Management System (CMS) dan Learning Management System (LMS). Pemanfaatan sistem informasi generik ini dapat mempersingkat waktu dan biaya karena hanya dibutuhkan pengaturan setting agar sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pengguna. Namun, sistem informasi generik ini biasanya kompleks dan terbatas pada fitur yang disediakan saja. Makalah ini akan membahas pemanfaatan sistem informasi dengan dukungan sistem inteligen untuk mengkonstruksi konfigurasi sistem informasi sesuai kebutuhan pengguna. Bagian selanjutnya akan membahas mengenai sistem informasi generik yang telah ada. Selanjutnya dibahas strategi pengembangan sistem dengan dukungan sistem inteligen, lalu bagian 4 membahas usulan konsep sistem informasi inteligen sebagai sistem konstruksi pengembangan sistem informasi. Bagian 5 memuat penutup. 2. Sistem Informasi Generik yang Ada