JURNAL REKAYASA SIPIL / Volume 2, No. 1 – 2008 ISSN 1978 – 5658 11 ANALISIS PUSHOVER PADA GEDUNG TIDAK BERATURAN DENGAN STUDY KASUS PADA GEDUNG BARU FIA UNIBRAW Wisnumurti, Indra Cahya dan Ashar Anas Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang Jl. Mayjen Haryono 147 Malang ABSTRAK Analisis Pushover merupakan sebuah sarana untuk memberikan solusi yang berdasarkan Performance Based Seismic Design yang pada intinya adalah mencari kapasitas struktur. Prosedur analisis Pushover dengan memberikan beban statis dalam arah lateral yang ditingkatkan secara bertahap (increment) hingga mencapai target perubahan bentuk (displacement) tertentu. Penulisan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dari struktur dari besarnya daktilitas dan tingkat kinerja pada struktur 3 dimensi dengan bentuk tidak beraturan (asimetris) yang di pecah-pecah menjadi struktur 2 dimensi yang lebih sederhana. Analisis dinamik memberikan banyak mode-mode natural dari perilaku struktur. Untuk mendapatkan gaya yang diberikan pada analisis pushover dilakukan analisis modal. Masing-masing gaya dari analisis modal dilakukan respon kombinasi dengan CQC (Complete Quadratic Combination) atau SRSS ( Square Root of the Sum of Square). Hasil analisis pushover didapatkan besarnya deformasi lateral pada portal A dan G sebesar 11.9 cm dan 10.3 cm. Besarnya drift ratio untuk portal A dan G adalah 0.3 %, maka tingkat pelayanan struktur berdasar ACMC 2001 tergolong pada kondisi batas layan (serviceability limit state) sedangkan menurut ATC 40 bangunan pada kondisi operasional (immediate occupancy). Kata Kunci : analisis pushover, kapasitas struktur, analisis dinamik PENDAHULUAN Kondisi geografis Indonesia yang terletak diantara dua jalur gempa yaitu sirkum pasifik dan mediterania, menjadikan wilayah Indonesia sangat rawan terhadap gempa. Pada bangunan- bangunan bertingkat tinggi beban gempa lebih dominan dibanding dengan beban grafitasi yang bekerja padanya. Ketidakteraturan bentuk dari suatu bangunan menghasilkan suatu analisa yang lebih rumit dibandingkan dengan bentuk bangunan simetris yang dapat dianalisis secara 2 dimensi. Analisis gempa pada struktur tidak beraturan (asimetris) dapat dilakukan dengan analisis dinamik non- linear riwayat waktu, tetapi dalam pengerjaanya analisis ini sangat rumit dan tidak banyak progam komputer yang memiliki fasilitas untuk analisis ini. Pendekatan analisis gempa dinamik non- linear ini dapat dilakukan dengan analisis pushover (ATC 40, 1997). Pada dasarnya analisis pushover ini cukup sederhana, yaitu suatu beban statik tertentu diberikan secara incremental dalam arah lateral pada pusat massa tiap lantai dari suatu bangunan hingga tercapai keruntuhan pada elemen struktur atau batasan displacement-nya terlampaui. Perencana harus dapat mengetahui perilaku struktur pada saat terjadinya gempa. Suatu struktur bangunan dengan daktilitas tertentu ketika terkena beban gempa dengan periode ulang tertentu harus mempunyai ketahanan gempa sesuai dengan perencanaan, sehingga dapat diketahui tingkat kerusakannya (damage index)