BAMBU RUNCING FTI Bambu Runcing adalah senjata tradisional yang digunakan oleh tentara Indonesia dalam pertempuran melawan kolonialisme Belanda. Tepatnya pada 10 November1945, yang sekarang dirayakan sebagai Hari Pahlawan. Senjata ini merupakan senjata sederhana yang terbuat dari sebatang bambu dengan dilancipkan ujung atasnya. Meskipun sederhana, nyatanya senjata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah. Bambu runcing sebenarnya bukanlah senjata mematikan seperti senjata api yang bila ditembakkan akan langsung mematikan musuh ataupun bisa langsung diobati. Sebatang bambu yang panjangnya berkisar dua meter ini menjadi senjata massal yang pakai rakyat dalam melawan penjajah. Namun benarkah senjata sederhana ini memiliki kehebatan sedemikian besar dibanding senjata milik penjajah yang berteknologi tinggi. Ternyata ada rahasia besar dibalik kehebatan bambu runcing para pejuang Indonesia. Adalah Kiai Subchi yang berperan besar dalam perjuangan bambu runcing bersama rakyat Indonesia. Ia merupakan salah satu ulama yang begitu dihormati dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Pada tahun 1941 sang Kiai mengumpulkan para santri dan pemuda desa untuk melakukan persiapan perang. Namun mereka terkendala persenjataan dan akhirnya menetapkan bambu runcing yang kala itu disebut dengan cucukan. Senjata ini dinilai mematikan karena tusukannya susah disembuhkan. Bambu runcing memang alat teramat sederhana, akan tetapi ditangan para pejuang heroik dan patriotik mempunyai keampuhan luar biasa, sehingga dapat mengalahkan persenjataan yang lebih moderen, seperti diakui oleh bekas lawan-lawan kita. Ternyata dalam realitas sejarah, perjuangan dengan menggunakan senjata bambu runcing, terjadi pada hampir semua medan perang. Laskar-laskar rakyat BKR, AMRI, Hizbullah, Sabilillah dan sebagainya yang terlibat pada pertempuran di berbagai peristiwa, menggunakan senjata Bambu Runcing sebagai senjata utama, sebelum mereka mampu merebut senjata musuh. Ternyata Belanda sangat takut akan Bambu Runcing yg digunakan dalam Perlawanan Rakyat kita saat itu, Lebih baik mereka menghadapi Pertempuran sama2 menggunakan Senapan. Meski merupakan senjata tradisional, bambu runcing memiliki kelebihan yang tak dimiliki oleh senjata modern lainnya. Bambu runcing merupakan senjata yang dibuat dari sebatang bambu sehingga tidak bisa dideteksi oleh metal detector. Tentu saja ini sangat menguntungkan bagi pergerakan pasukan yang akan mendekati lawan. Dengan sifat bahannya yang ringan dan mudah disembunyikan, bambu runcing semakin sempurna bilamana digunaka menghadapi musuh. Jika menggunakan senjata api, bunyinya bisa saja menarik pasukan musuh lainnya menuju ke tempat bunyi tersebut berasal. Hal ini bisa jadi sangat berbahaya karena dapat menimbulkan perang besar. Namun, jika menggunakan bambu runcing, membunuh seratus pasukan musuh pun tidak akan diketahui pasukan yang lain secara mudah. Jadi, menggunakan bambu runcing itu bisa sangat menguntungkan. Hanya bambu runcing , Indonesia mampu mengusir penjajah. Demikianlah slogan kemerdekaan yang sering kita dengar. Padahal hanya Bambu yang terbuat dari bahan baku bambu yang diruncingkan bisa mengusir penjajah aneh bukan sejarah mengatakan bahwa bambu runcing merupakan senjjata perjuangan yang bersifat massal dan nasional. Musuh Indonesia setelah kemerdekaan semakin banyak dan semakin besar pula kekuatanya. Jepang yang masih bercokol dan Belanda yang ingin menguasai lagi dan sekutu yang akan menjajah menggantikan Nama/NRP : YASMI MAULUDDIN/2116030094 Kadip/Dusun : VI/4