TARBIYAH, Vol. XXII No.2 Juli-Desember 2015 ISSN: 0854-2627 LITERASI INFORMASI DAN KRITIS: Urgensi, Perspektif Islam, dan Integrasi dalam Kurikulum Pendidikan Herri Mulyono Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, Jakarta, Indonesia Nurhasanah Halim Dosen STKIP Kusuma Negara, Jakarta, Indonesia Abstrak: Pesatnya perkembangan perangkat TIK berdampak pada penyebaran informasi yang berlebihan. Sayangnya, respon dunia pendidikan khususnya sekolah masih bertumpu pada akses terhadap informasi dan kemampuan peserta didik dalam menggunakan perangkat teknologi TIK tersebut. Artikel ini membahas tentang pentingnya literasi pendidikan dan kritis, integrasi pendidikan literasi informasi dan kritis dalam kurikulum pendidikan, dan implikasinya dalam kelas pembelajaran. Artikel ini dikembangkan kedalam empat bagian. Bagian pertama berjudul Memahami literasi informasi dan kritis mempresentasikan definisi operasional dari literasi informasi dan kritis yang digunakan dalam artikel ini. Bagian kedua mendiskusikan tentang pentingnya mengenalkan dan memiliki literasi informasi dan kritis. Perspektif Islam terkait literasi informasi dan kritis disajikan dalam bagian ke-tiga. Bagian keempat fokus pada integrasi literasi informasi dan kritis. Kata kunci: Literasi, literasi informasi dan kritis (LIK), kurikulum pendidikan. Pendahuluan Isu tentang literasi informasi dan kritis (LIK) ini menjadi sangat penting seiring dengan perkembangan teknologi informasi (TI), teknologi komunikasi (TK), dan perpaduan dua teknologi tersebut atau teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Bagi masyarakat modern, perkembangan dan kemajuan TIK menjadi daya tarik sendiri terutama dalam akses terhadap informasi. Beragam perangkat TIK yang canggih dan modern seperti laptops, tablet, telefon genggam dengan sistem operasi seperti android menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat dan mereka dituntut untuk beradaptasi dengan beragam fitur aplikasi teknologi yang