ISBN: 978-602-72850-3-3 SNIPTEK 2016 174 SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SMA TUNAS HARAPAN JAKARTA MENGGUNAKAN METODE WATERFALL Ririn Rizki Hendramayana 1 Program Studi Sistem Informasi STMIK Nusa Mandiri Jakarta ririnrh08@gmail.com Agus Junaidi 2 Program Studi Komputerisasi Akuntansi AMIK BSI Jakarta agus.asj@bsi.ac.id ABSTRACTactivity is the process of borrowing and returning books in the library SMA Tunas Harapan Jakarta is still done using the recording system on a ledger so that the processing on these data will need at some time and still less reliable in terms of security because the book is lost or damaged, thus would hinder the performance of librarians in providing information to students. In this study, the authors update our old system to the new system by creating a desktop-based application, as supporting activities borrowing and returning books. With the new system, it is expected to assist librarians in serving students or visitors who come to do the borrowing and returning books well. Keywords: Library, borrowing, repayment, application INTISARIKegiatan proses peminjaman dan pengembalian buku di perpustakaan SMA Tunas Harapan Jakarta masih dilakukan dengan menggunakan sistem pencatatan pada buku besar sehingga pengolahan pada data-data tersebut akan membutuhan waktu yang cukup lama dan masih kurang terjamin dari segi keamanannya karena buku hilang atau rusak, sehingga akan menghambat kinerja pustakawan dalam memberikan informasi kepada siswa dan siswi. Dalam penelitian ini, penulis melakukan pembaharuan terhadap sistem lama ke sistem yang baru dengan membuat aplikasi berbasis desktop, sebagai pendukung kegiatan peminjaman dan pengembalian buku. Dengan adanya sistem yang baru ini maka diharapkan bisa membantu pustakawan dalam melayani siswa atau pengunjung yang datang untuk melakukan peminjaman dan pengembalian buku dengan baik. Kata Kunci: Perpustakaan, peminjaman, pengembalian, aplikasi PENDAHULUAN Perpustakaan berkembang dengan pesat dan dinamis, sistem manualnya dirasakan tidak lagi memadai untuk penanganan beban kerja, khususnya kegiatanrutin dalam bidang pengadaan, pengatalogan, dan pengawasan sirkulasi. Keadaan demikian menuntut penggunaan sistem informasi berbasis teknologi komputer atau CBIS (Computer Base Information System). Perpustakaan Jurusan Teknik Elektro PNJ sebagai instansi yang menyediakan bahan-bahan pustaka sebagai sumber informasi memerlukan sistem komputerisasi untuk mengolah data dan untuk melakukan kegiatan kerja perpustakaan (Sunarto, 2015) Dunia pendidikan merupakan salah satu bidang yang mengikuti perkembangan teknologi. Dengan mengikuti perkembangan teknologi, maka sekolah yang merupakan salah satu wadah penyedia layanan untuk pendidikan akan sangat membutuhkan adanya efisiensi dan efektifitas kerja yang dihasilkan oleh komputer dalam menunjang berbagai aktivitas di sekolah salah satunya di perpustakaan. Pada SMA Tunas Harapan Jakarta, saat ini kegiatan proses peminjaman dan pengembalian buku di perpustakaannya masih dilakukan dengan menggunakan sistem pencatatan pada buku besar sehingga pengolahan pada data-data tersebut akan membutuhan waktu yang cukup lama, dan pada data-data tersebut juga kurang terjamin dari segi keamanannya, baik buku yang hilang atau rusak tidak terkontrol, sehingga ini akan menghambat kinerja bagi pustakawan dalam memberikan informasi kepada siswa dan siswi. Pencarian data koleksi buku masih dilakukan sendiri di rak buku yang tersedia, sehingga menyebabkan siswa dan siswi malas untuk datang ke perpustakaan, hanya untuk sekedar membaca ataupun meminjam buku. Layanan perpustakaan adalah kegiatan yang dilakukan oleh pustakawan untuk memberikan layanan koleksi, fasilitas dan jasa perpustakaan agar dapat dimanfaatkan dan diberdayakan secara optimal oleh pemustaka (Fibrianti & Murtiningsih, 2013). BAHAN DAN METODE A. Waterfall Model Model Waterfall membutuhkan kegiatan proses dasar spesifikasi, pengembangan, validasi dan evolusi yang mewakili mereka sebagai tahapan proses yang terpisah, mempunyai persyaratan spesifikasi perangkat lunak desain, implementasi, pengujian, dan seterusnya. (Sommerville, 2011)