PERANCANGAN INTERIOR PUSAT KEBUDAYAAN YOGYAKARTA INTERIOR DESIGN OF YOGYAKARTA CULTURAL CENTER Nurul Eka Ramdini, Titihan Sarihati, Santi Salayanti Prodi S1 Desain Interior, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom Prodi S1 Desain Interior, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom Prodi S1 Desain Interior, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom nuruleka.ramdini@yahoo.com, titihansarihat@tcis.telkomuniversity.ac.id, santi@tcis.telkomuniversity.ac.id Abstrak Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Indonesia, terdapat berbagai tatanan nilai kebudayaan yang dianut serta dipegang erat oleh masyarakat daerah setempat. Nilai-nilai yang dianut tersebut mencakup kepercayaan, hubungan sosial, individu, arsitektur hingga objek budaya. Untuk mengembangkan potensi daerah perlu suatu pusat pengembangan dan pelestarian kebudayaan dalam wujud pusat kebudayaan khususnya Pusat Kebudayaan Yogyakarta. Pusat Kebudayaan Yogyakarta merupakan tempat untuk menampung kegiatan-kegiatan kebudayaan, sehingga masyarakat dapat belajar lebih banyak mengenai kebudayaan Yogyakarta. Kata Kunci: Pusat Kebudayaan Yogyakarta, Interior Pusat Kebudayaan Abstract In social life in Indonesia, there are various cultural value system espoused and upheld by the local community. The values espoused includes trust, social relationships, people, architecture to cultural objects. To develop the potential of the region need to be a center for the development and preservation of culture in the form of a cultural center, especially Yogyakarta Cultural Center. Yogyakarta Cultural Center is a place to accommodate cultural activities, so that people can learn more about the culture of Yogyakarta. Keywords: Cultural Center of Yogyakarta, Interior Cultural Center 1. Pendahuluan Setiap bangsa memiliki ciri dan kebiasaan yang disebut kebudayaan. Yogyakarta selama ini dikenal sebagai kota kebudayaan, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki visi, misi, program, dan kegiatan yang terkait dengan pelestarian dan pengembangan budaya. Sesuai dengan karakter kota Yogyakarta yang memiliki akar budaya yang masih kuat, dalam kehidupan sehari-hari seni dan budaya seolah tak terpisahkan dan sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Untuk mengembangkan potensi daerah masing-masing perlu suatu pusat pengembangan dan pelestarian kebudayaan dalam wujud pusat kebudayaan khususnya Pusat Kebudayaan Yogyakarta. Pusat Kebudayaan Yogyakarta merupakan tempat untuk menampung kegiatan-kegiatan kebudayaan, sehingga masyarakat dapat belajar lebih banyak mengenai kebudayaan Yogyakarta. Lokasi yang tepat untuk Perancangan Interior Pusat Kebudayaan Yogyakarta adalah di Jalan Laksda Adi Sucipto, bagian selatan antara Hotel Shapir dan Gedung Wanitatama. Jalan Laksda Adi Sucipto merupakan pusat keramaian kota, lokasi ini juga mudah digapai dari setiap penjuru kota, karena jalur transportasi banyak yang melintasi jalan ini. Dengan lokasi yang strategis diharapkan dapat mengundang wisatawan lokal maupun luar untuk mengunjungi Pusat Kebudayaan Yogyakarta. Berdasarkan pada latar belakang maka diperlukan sebuah Pusat Kebudayaan yang mampu memenuhi kebutuhan aktivitas dan fasilitas bagi pengunjung dan pengelola, dan Pusat Kebudayaan yang mampu menjadi sumber informasi dan dokumentasi untuk kebudayaan Yogyakarta. Tujuan perancangan interior Pusat Kebudayaan Yogyakarta ini adalah merancang interior Pusat Kebudayaan Yogyakarta yang mampu memenuhi kebutuhan aktivitas dan fasilitas bagi pengunjung dan pengelola, dan mampu menjadi sumber informasi dan dokumentasi untuk kebudayaan Yogyakarta.