STRUKTUR DAN RESILIENSI NAFKAH RUMAHTANGGA BURUH INDUSTRI DI WILAYAH KAPUBATEN BOGOR LIVELIHOOD STRUCTURE AND RESILIENCE OF THE INDUSTRIAL LABOR HOUSEHOLD AT BOGOR ORYZA GUSTINING SETYOWATI *) dan Arya Hadi Dharmawan Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Dramaga Bogor 16680, Indonesia *) email : oryzagusti@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur nafkah dan resiliensi nafkah yang dibangun oleh rumahtangga buruh industri di Desa Wanaherang, Kabupaten Bogor. Struktur nafkah merupakan komposisi sumber nafkah apa saja yang dimiliki oleh rumahtangga buruh. Struktur nafkah pada rumahtangga buruh berasal dari gaji sebagai buruh dan pendapatan sampingan lainnya. Dalam menjalankan hidupnya, rumahtangga buruh memanfaatkan berbagai modal nafkah yang dimilikinya. Modal nafkah yang dapat dimiliki oleh rumahtangga buruh meliputi modal sosial, modal manusia, modal fisik dan modal finansial. Tingkat resiliensi diidetifikasi berdasarkan tingkat waktu pulih dengan tingkat adaptasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan modal nafkah yang dilakukan oleh rumahtangga buruh industri dapat mempengaruhi tingkat resiliensi rumahtangga buruh. Tingkat resiliensi rumahtangga buruh industri tinggi. Kata Kunci: struktur nafkah, modal nafkah, resiliensi ABSTRACT The objectives of this research is to identify the livelihood structure that is built by the industrial labor in Wanaheran, Bogor. Livelihood structure is the composition of any livelihood resource that is combined by the household for their living. Livelihood structure of industrial labor household consists of the salary from the company and other income from the sideline job. In order to make a living, labors household need any kind of livelihood capital which they have and which they can use. The livelihood’s assets that they use include social capital, physical capital, financial capital, and human capital. The livelihood resilience’s level will be identified through the speed of recovery and the adaptation’s level. The results of these research explained livelihood asset used by labors in Wanaherang village highly influencing their livelihood resilience’s level. Key words: livelihood structure, livelihood assets, livelihood resilience PENDAHULUAN Salah satu sektor perekonomian yang saat ini sedang banyak dibangun dan dikembangkan di Indonesia adalah sektor industri. Proses industrialisasi ini terus berkembang dan menjadi salah satu sektor utama pembangunan ekonomi di Inonesia. Masyarakat yang dulunya tidak mengenal industri sebagai lapangan pekerjaan, kini mulai tumbuh menjadi masyarakat yang hidupnya bergantung pada sektor industri. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh BPS dalam Survei Angkatan Kerja Nasional tahun 2004 sampai 2014 diketahui jumlah penduduk berusia 15 tahun ke atas menurut lapangan pekerjaan utama dalam sepuluh tahun terakhir mengalami perubahan kecenderungan minat pekerjaan.