1 ANALISIS USAHA AGRIBISNIS PEMBUDIDAYAAN KEPITING CANGKANG LUNAK DI SULAWESI SELATAN Agribusiness Analysis of Soft Shell Crab cultivation in South Sulawesi Hasri, Natsir Nessa dan Muhammad Arsyad ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) tingkat produksi usaha budidaya kepiting cangkang lunak, (2) tingkat keuntungan yang didapat pada budidaya kepiting cangkang lunak, dan (3) tingkat kelayakan investasi pada budidaya kepiting cangkang lunak, Penelitian ini dilaksanakan di 3 Kabupaten di Sulawesi Selatan yaitu Kabupaten Bone, Kabupaten Wajo dan Kabupaten Barru. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah survei dan wawancara dengan responden yang berjumlah 1 orang tiap kabupaten. Data dianalisis deskriptif berupa tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produksi kepiting cangkang lunak mengalami peningkatan tiap tahunnya dan perhitungan R/C ratio tiap tahun di 3 kabupaten >1 artinya usaha tersebut layak, prospek pemasaran sangat menjanjikan sehingga usaha tersebut perlu dikembangkan. ABSTRACT This study aims to find out (1) the level of production cultivation of soft shell crabs, (2) the level of profits earned on the cultivation of soft shell crab, (3) the feasibility of investment in the cultivation of soft shell crab, and (4) the prospects for marketing the crab shells software. The research was conducted in 3 regencies in South Sulawesi, namely Bone Regency, Regency Wajo and Barru. Data collection methods used in this study were surveys and interviews with respondents 1 person per country. Data were analyzed descriptively in the form of tables. The results showed that the level of production for soft shell crabs very high but the ability to offer a little, the profit rate increased each year and the calculation of R / C ratio in 3 districts each year > 1 means the business is viable, the prospects are very promising so marketing efforts these need to be developed. Pendahuluan Permintaan konsumen akan kepiting khususnya kepiting cangkang lunak yang meningkat terutama dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri khususnya dalam melayani permintaan hotel dan restoran maupun sebagai komoditas ekspor. Menyikapi hal tersebut Dinas Perikanan dan