Analisis Perbandingan Kompresi Gambar (*.Bmp) dan Audio (*.Wav) Menggunakan Algoritma Lempel Ziv Welch (LZW) Erwin Dwika Putra 1 ,Dedy Abdullah 2 , 1 Dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu, erwindwikap@gmail.com 2 Dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu Abstrak Compression is a process of change data from a large size to a size more simple without losing the quality of the data significantly. Audio (sound) is a physical phenomenon generated by the vibration of an object in the form of analog signals with amplitude continuously changing with time is called frequency. Digital image is an array (array), array is a structured data type that can store a lot of data. File image or the image and audio sometimes large disturbing if we have to manage storage media we have for various kinds of data. so that at the time of data transmission can conserve data transfer time. One algorithm to compress the data is LZW algorithm (Lempel Ziv Welch). audio files (*. wav) level of compression ratio is not yet in line with expectations as it can only achieve a maximum level of compression 11.07%, while File picture shows the results vary based on the level of the dominant colors contained in the image, to the dominant green and mixed to produce fairly low deposit ratio below 50%, while predominantly blue and red has reached above 50%. Kata Kunci: Compression, Audio, Image, Lempel Ziv Welch (LZW) Abstrak Kompresi adalah proses perubahan data dari ukuran besar ke ukuran yang lebih sederhana tanpa kehilangan kualitas data secara signifikan. Audio (suara) adalah fenomena fisik yang dihasilkan oleh getaran suatu benda yang berupa sinyal analog dengan amplitudo yang terus berubah dengan waktu disebut frekuensi. gambar digital adalah array (array), array adalah tipe data terstruktur yang dapat menyimpan banyak data. file gambar atau gambar dan audio kadang-kadang besar mengganggu jika kita harus mengatur media penyimpanan yang kita miliki untuk berbagai jenis data. sehingga pada saat transmisi data dapat menghemat data waktu transfer. Salah satu algoritma untuk kompres data adalah algoritma LZW (Lempel Ziv Welch). file audio (*. wav) tingkat rasio kompresi belum sesuai dengan harapan karena hanya dapat mencapai tingkat maksimum kompresi 11,07%, sedangkan gambar Berkas menunjukkan hasil bervariasi berdasarkan tingkat warna dominan yang terkandung dalam gambar , dengan dominan hijau dan campuran untuk menghasilkan deposit ratio yang cukup rendah di bawah 50%, sedangkan merah dominan biru dan telah mencapai di atas 50%. Kata Kunci: Kompresi, Audio, Image, Lempel Ziv Welch (LZW) 1. Pendahuluan Kompresi ialah suatu proses kompresi suatu data dari ukuran yang besar menjadi ukuran yang lebih sederhana tanpa menghilangkan kualitas data tersebut secara signifikan. Parameter yang digunakan untuk menentukan bagus atau tidaknya kompresi terdiri dari waktu melakukan kompresi, kebutuhan atau efisiensi memori, kualitas hasil kompresinya, dan format hasil keluaran kompresi tersebut. [1] Audio (suara) adalah fenomena fisik yang dihasilkan oleh getaran suatu benda yang berupa sinyal analog dengan amplitudo yang berubah secara kontinyu terhadap waktu yang disebut frekuensi. Selama bergetar, perbedaan tekanan terjadi di udara sekitarnya. Pola osilasi yang terjadi dinamakan sebagai gelombang. Gelombang mempunyai pola sama yang berulang pada interval tertentu, yang disebut sebagai periode.[2]. Struktur data pada file audio berbeda- beda tergantung format audio-nya. Misalnya file Wav, Wav adalah format audio standar Microsoft dan IBM untuk personal computer (PC), biasanya menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation).[2]. Citra digital merupakan sebuah larik (array), array ialah suatu tipe data terstruktur yang dapat menyimpan banyak data dengan suatu nama yang sama dan menempati tempat di memori yang berurutan (kontinyu) serta bertipe data sama yang berisi nilai real maupun kompleks yang direpresentasikan dengan