PI IS.4IPENGI; AJ 1.1 N H LIT IIM DAN PEIIEANGI I N 1N PERSPEKTIL--l?rlune 2 Nt' J Tohun 199-. liti Olk hel SI'IIFESI ITEPEIUIIIIIPITVAIT DI IIUDOTVESIA Oleh BAMAANG SUPRIYADI tr€'f,/mimqinan pasca Soekarno di ltfronasia diwarnai dominasi militer khususrya Awkatan Oarat ya| b€,'€tansi dewen teknokrat untuk mercalisir pseudo - idiologi rezim ode baru yaitu perlurlDt//',,/n ekmomi yatlg Wset dalam stabilitasnasional. Lembaga Ndsiden marupakan unsul yarv paling manontukan kehidupan negara, keberhasilan orde baru dalam melaksanakan r,f,ttst,rrruf,a dan pnyelesaian secara capat atas persoalenpolitik merupakan legitimasi yang tang[/l F*V W rczim S@harto. Dalam rcgimentasi sosial politik pen9hb k*uatan Utd(ni &n mitfier mo}''f,atnyai kesen paten yang besar sekali unluk menopang kekuasaanPtesi<ten dan momut|f/linkan melahirken pemimpin nasional yang lain. Untuk suksesi ke depan pe ukah diFrsiapkan alau berprcses sacara alamiah dan teratu dengen sidang-sidang MPR. Yang ielas para pem/l'yin di lndonesia salatu takut dengan can-can pemaksaen atau kekeresen, oleh ttrrcl llu "manpp/rslailan suksesi" adalah salah satu ialan yang rupanya diinginkan deh pan ,f,mimp'l nega'a untuk melahirkan pemimpin baru. I. PENDAHULUAN Munculnyar€orang pomimpin dapet dapahami s€bagai akibat norma sosial s€bagai sualu Lhrldran dan konsensus alau general agreomonl dalam masya.akat lersebut. Pendakalan konsensus ini menganggap masyaratal sobagai sualu sislem dimana bagian-bagiannya saling b€rhubungansatu sana laln. Intoraksl sosial 3elalu menuiu hlsgrasl 3cial rhn squ biumyang dnamis dan lddo. yang mananlukanintograsisbt€m sosial adalahkonsonsua dalam masyarakat mongenai nilal-nilai komasyarakatan tertentu.Pemimpin dipahanl sobagaiimbd untuk rn€niaga slstem so3ial dan l€rtib alas dasarnormasosial yang ada. Babcda dcngan pondekatan konsensus, p€ndctdao coerclon momaft ami masyareket lclrh mcngar$ung kontllk. Konfllk merupakan ' P6null3 adelah Doson reiap Flsip UnivcBltrs Wllaya (usuma Sumbaya potonsi bagi teriadinyadisinlagrasldan perubahan sosial. Masyarakat hanya dapat lerintegrasi melaluidominasiatau c!€rcion oleh kelompok sosial lainnya. Dahrendrof menggambarkan sistem seperti ini dengan islilah ICAS (lmperalively Coordinated Mssociations) Dengan demikian bangunan sistsm sosial terint€grasi sebena.nya alas dominasi s€kelompok orangterhadap masyarakat. Hanya dengan co€rcionlah masyarakal akanterwuiud membangunnya. Ini b€rarli hubunganentara kelompok minorilas dan kelompokmayoritas melaluicoercion. Mereka yang mempunyai oloritasakan menguasai kelompok yang tidak mompunyai otoritas dan yang lidaknrompttnyai k€penlingan antara yang m€mpuoyaa oloritas dengan yang tidak mempunyei oloritas b€Ma. psmimpin dianggap s€bagaisimbul kekuatan yang momeksamereka untul lundol terhadap g8ialr urrsur dalam masyarakal mempunyai (Jonathan H. Turner, 1978). Dari pendgkatan coercion muncul aluran yang dibuat oleh pemimpin le.sebut. su*Jj.si Xct,.lniut'innn .tlttJ/"]lr{tnn .. AAMR..t\'a; Sl f Rtt ,l 6l