Prospek Masa Depan Kewirausahaan di Indonesia 1 PROSPEK MASA DEPAN KEWIRAUSAHAAN DI INDONESIA (Peranan Perguruan Tinggi dalam Membina Program Pengembangan Budaya Kewirausahaan dan Membangun Tumbuhnya Pewirausaha yang mempunyai Keunggulan Bersaing) Oleh : Ani Pinayani Abstrak * Tujuan tulisan ini adalah untuk menelusuri potensi dan peranan perguruan tinggi dalam membinan program pengembangan budaya kewirausahaan dan untuk memproyeksi masa depan kewirausahaan di Indonesia serta memberi alternatif jawaban terhadap satu tantangan besar yang dihadapi bangsa kita dewasa ini (seperti banyaknya tenaga kerja, lapangan kerja yang sangat terbatas, rendahnya produktivitas, masih belum optimalnya penggunaan sumber daya alam serta ketidakstabilan ekonomi). Apakah masih ada potensi yang belum dimanfaatkan, apakah masih mungkin ada pergeseran untuk memfungsikan sebagian dari potensi itu untuk menjawab tantangan ini : membangkitkan kewirausahaan dan mengantar hadirnya pewirausaha yang mempunyai keunggulan bersaing di era pasar bebas. Dengan memperhatikan kondisi bangsa Indonesia saat ini maka peluang untuk meningkatkan produktivitas bangsa melalui pengembangan kewirausahaan sangat diperlukan dan masih terbuka lebar. Selain kebijakan pemerintah serta fasilitas yang disediakan, maka kondisi, ketersediaan serta kesiapan sumber daya di masyarakat sendiri akhirnya turut menentukan ruang lingkup, intensitas dan profil perilaku kewirausahaan. Pendidikan kewirausahaan yang relevan dan memenuhi persyaratan kurikulum, silabus, sistem delivery, instruktur, peserta, metode instruksional, sistem penilaian, proses dan hasil pendidikannya itu memang potensial dalam melahirkan pewirausaha masa depan yang mempunyai keunggulan bersaing (competitive advantage). PENDAHULUAN Pada tahun 2020 kita akan mulai memasuki era ‘ free trade’ di wilayah Asia dan Fasifik. Pada era ini dibutuhkan para entrepreneur yang mampu menjawab tantangan dan peluang di kawasan ini. Oleh karena itu entrepreneurship (sikap kewirausahaan) perlu dipersiapkan ‘ proactive’ sedini mungkin oleh bangsa Indonesia khususnya pada lembaga pendidikan tinggi. Para ahli ekonomi dan manajemen khususnya telah memberikan informasi tentang pentingnya para entrepreneur ini, misalnya Shumpeter (1934) menyatakan bahwa entrepreneurship is driving force behind economic growth. * Ani Pinayani, Drs., MM. Adalah Lektor pada Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Koperasi, Universitas Pendidikan Indonesia; dan sekarang menjabat sebagai Sekretaris Tim Pertimbangan Penulisan Skripsi (TPPS) Program Pendidikan Ekonomi dan Koperasi. Lahir di Garut pada tanggal 12 Juni 1962. Menyelesaikan pendidikan sarjana (Drs.) pada Program Pendidikan Ekonomi Umum IKIP Bandung tahun 1987, pendidikan magister (MM) pada Program Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang tahun 2001. Menulis beberapa buku antara lain Modul Ekonometri FKIP Universitas Terbuka Jakarta tahun 1997, Modul Pengembangan Kurikulum 2004 Bidang Studi Ekonomi UT Jakarta 2005, Modul Entrepreneurship SMK tahun 2004, Buku Ekonomi SMA Penerbit Regina 2003,2004,2005 dan Buku Pedoman Model Pengembangan Pasar Desa di Jawa Barat tahun 2004.