TA’ALLUM, Vol. 03, No. 02, November2015 ж 163 Dewi Salistina: Pendidikan Anti Korupsi..., PENDIDIKAN ANTI KORUPSI MELALUI HIDDEN CURRICULUM DAN PENDIDIKAN MORAL Dewi Salistina IAIN Tulungagung, Jl. Mayor Soejadi Timur no. 46 Tulungagung salistina_dewi@yahoo.co.id ABSTRACT This article is intended to elaborate strategies in incorporating anti corruption awareness through hidden curriculum and morality education. It is of necessity to increase such kind of awareness among students so that they can avoid any action related to corruption. In this case, some practices such as good behavior, discipline, and good relationship among students-teachers are fostered in the daily activities at school. The effect is the increase of students’ honesty, responsibility, and solidarity across level of education. Kata kunci: Pendidikan anti korupsi, hidden curriculum dan Pendidikan Moral Latar Belakang Pembentukan bangsa melalui mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan kesejahteraan umum merupakan salah satu amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dengan amanat tersebut, maka pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas manusia Indonesia dan pada gilirannya pendidikan yang berkualitas akan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, pasal 1, disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,