Macam-macam Teori Pembangunan Muhammad Faisal Javier Anwar S1 Hubungan Internasional - 071511233084 (muhammad.faisal.javier-2015@fisip.unair.ac.id) A. Teori Pembagian Kerja Asumsi dasar dari teori ini adalah, setiap negara harus melakukan spesialisasi produksi sesuai dengan keuntungan komparatif yang dimilikinya (Budiman, 1995: 16). Spesialisasi terjadi karena faktor alam yang sangat determinan. Negara-negara di khatulistiwa yang tanahnya subur, maka kemudian negara-negara tersebut melakukan spesialisasi di bidang pertanian. Sedangkan, negara-negara di bagian bumi sebelah utara karena tidak cocok iklimnya untuk bertani, maka sebaiknya berkutat di sektor industri, dengan mengembangkan teknologi untuk menciptakan keunggulan komparatif. Apabila pakem spesialisasi tersebut dilanggar, maka ongkos produksi akan lebih mahal, karena butuh investasi di bidang industri bagi negara- negara khatulistiwa, dan investasi untuk menyuburkan tanah dan melawan musim dingin bagi negara-negara utara. Adanya spesialisasi ini kemudian yang menyebabkan terjadinya perdagangan internasional dan saling menguntungkan kedua belah pihak, karena negara- negara khatulistiwa dapat membeli barang-barang industri secara lebih murah (daripada memproduksikannya sendiri), dan begitu pula sebaliknya berlaku bagi negara-negara utara. B. Teori Modernisasi dan Pertumbuhan i) Teori Harrod-Domar Teori ini digagas oleh dua ahli ekonomi, Evsey Domar dan Roy Harrod. Model pembangunan ini didasari pada tingkat pertumbuhan ekonomi yang dipengaruhi oleh ketersediaan modal. Asumsi dasar dari rumus pembangunan Harrod-Domar ialah masalah pembangunan pada dasarnya merupakan masalah menambahkan investasi modal. Sehingga pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh tingginya tabungan dan investasi (Budiman, 1995: 19). Apabila tabungan dan investasi rendah, pertumbuhan ekonomi masyarakat atau negara tersebut juga akan rendah, sehingga keterbelakangan dalam pembangunan dilihat sebagai akibat dari kekurangan modal. Kalau ada modal, dan modal itu diinvestasikan, hasilnya adalah pembangunan ekonomi.