PROKONS: Jurnal Teknik Sipil ISSN: 1ͻͺ-1ͺ4 Vol. 11, No. 1 (Februari), Halaman 1 – 5 PENGARUH KEMACETAN DI SIMPANG CILIWUNG TERHADAP DERAJAD PELAYANAN DI SIMPANG PROGRESIF Supiyono 1 , Dwi Ratnaningsih 2 , Rudy Ariyanto 3 1,2 Dosen Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang 3 Dosen Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Malang 1 supiyono@polinema.ac.id, 2 dwi.ratnaningsih@polinema.ac.id, 3 ariyantorudy@polinema.ac.id Abstract Highway in Malang there that needs to be analyzed is Intersections Letjend S. Parman Street – Ciliwung Street and Letjend Sutoyo Street – Letjend Selorejo. The road is an arterial road in the city of Malang with a high vehicle density level (Saputra , 2013). The Street was a high traffic flow led to queues or long saturated flow that is not supported by the settings of the light signals in accordance with the conditions in the field so often causes congestion. From finding a solution the traffic density in the study Letjend S Parman Street – Ciliwung Street and Letjend Sutoyo Street – Letjend Selorejo with Indonesia Highway Capasity Manual (IHCM). After stages 3-signal coordination calculation in Ciliwung Intersection of Malang, Intersection obtained time peak hours at the intersection area occurred at 11.00 – 12.00 GMT. Performance 3-waay junction on the Ciliwung Malang at this time has not met the target. Seen from there is still a Degree of Saturation (DS) which do not meet the targets ( ≤ 0,75), namely 0,83. After having don e engineering into 3 phases and cycle time 100 minutes Degree of Saturation (DS) be 0,77. Keywords: Intersection, Peak hours, Capacity and Degree Saturation. Pendahuluan Kemacetan-kemacetan jalan di Malang banyak terjadi di simpang. Sehingga setiap hari dari pagi sampai sore selalu ramai. Seperti di simpang Sabilillah, simpang Ciliwung, simpang Sarangan, simpang Kaliurang, dan simpang Brigjen Slamet Riyadi. Simpang-simpang tersebut merupakan akses menuju kota Malang. Merupakan simpul penghubung yang menentukan kelancaran lalulintas. Jika di simpang-simpang tersebut lancar, maka lalulintas dalam kota Malang lancar. Artinya pengeluaran akibat biaya perjalanan berkurang dan banyak kecelakaan berkurang. Berdasarkan data kecelakaan Kepolisian Resort Kota Malang menunjukkan bahwa angka kecelakaan selama 5 tahun terakhir (2003 – 2007) di ruas jalan Jaksa Agung Soeprapto adalah sebanyak 12 kejadian. Rumusan Masalah Dari permasalahan di atas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: 1. Berapa besar Lalulintas Harian Rata-rata (LHR) di simpang Ciliwung pada jam puncak? 2. Berapa waktu tempuh yang dibutuhkan untuk melewati simpang Ciliwung? 3. Berapa Derajat Pelayanan sebelum implementasi Program Citra Lalu Lintas di simpang Ciliwung? Tujuan dan Manfaat Penelitian Penelitian ini mempunyai tujuan: 1. Mencari besar Lalulintas Harian Rata-rata (LHR) di simpang Ciliwung. 2. Mencari waktu tempuh yang dibutuhkan untuk melewati simpang Ciliwung. 3. Mencari Derajat Pelayanan di simpang Ciliwung. Kontribusi Penelitian Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah: 1. Membantu mengurangi/ mengatasi kemacetan lalu lintas yang ada di Simpang simpang Sabilillah. 2. Mengurangi waktu tempuh di jalan kota Malang (simpang Sabilillah, simpang Ciliwung, simpang Sarangan, simpang Kaliurang, dan simpang Brigjen Slamet Riyadi). 3. Mengurangi ongkos/ pengeluaran akibat kemacetan di simpang Sabilillah. Volume Lalu Lintas Volume adalah jumlah kendaraan yang melalui suatu titik pada suatu jalur gerak per satuan waktu. Biasanya digunakan satuan kendaraan per waktu. Adapun jumlah gerakan yang dihitung meliputi macam moda lalin seperti pejalan kaki, mobil, bus, mobil barang, dan lain-lain. Studi tentang volume pada dasarnya bertujuan untuk menetapkan: