Seminar Sinergi Pangan, Pakan, dan Energi Terbarukan (SPRINT 2014) Mie Kering Sorgum Sebagai Pangan Sehat Dan Bergizi Khas Lamongan (Peluang Usaha Inovatif Dan Dampak Ekonomis) Alfian Rizki Romadhoni 1) , Syifaul Fuada 1) , Nunut Novitasari 2) , Diana Nur Fatmawati 3) , Yeyen Ika Kristiana 3) 1) Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang (UM) 2) Prodi Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang (UM) 3) Prodi Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang (UM) Jalan Semarang No.5 Malang, Jawa Timur (65145) Telp. (0341) 565307 Email : dhinosis.567@gmail.com Abstrak - Sorgum atau orean merupakan salah satu tanaman pangan sumber karbohidrat yang berpotensi besar menggantikan beras karena terdapat asam amino dari protein biji sorgum mirip dengan komposisi asam amino pada protein jagung. Indonesia adalah negara dengan penduduk besar dan wilayah sangat luas, ketahanan pangan merupakan agenda penting di dalam pembangunan ekonomi Indonesia dengan pemanfaatan sorgum sebagai bahan pangan belum begitu memasyarakat.Namun di daerah-daerah tertentu di Indonesia sorgum juga telah digunakan sebagai makanan pokok pengganti beras.Pemanfaatan tanaman sorgum sebagai tanaman khas Kabupaten Lamongan diolah menjadi tepung yang mempunyai manfaat bagi kesehatan sekaligus sebagai penambah inventaris oleh-oleh khas Kabupaten Lamongan yang akan dijual pada konsumen. Produksi mie kering sorgum juga dapat dijadikan sebagai usaha alternatif dalam bentuk home industry atau sebuah UKM, yang bermanfaat sebagai penambah penghasilan individu.Sedangkan marketingnya dilakukan kerjasama dengan beberapa toko pusat makanan, pasar tradisional, pasar modern maupun diikutkan dalam event tertentu dan sasaran marketingnya yaitu para kawula muda khususnya area Jawa Timur yang banyak terdapat pecinta mie dan masyarakat umum lainnya. Tentunya pemanfaatan mie kering sorgum dapat dijadikan wadah promosi keanekaragaman produk oleh-oleh khas Kabupaten Lamongan dan juga hasil olahan bahan alam negeri sendiri untuk menambah daya tarik wisata di Indonesia. Kata Kunci: Mie Kering, Pangan sehat dan bergizi, Sorgum,Tepung Sorgum, Lamongan. Abstract - Sorghum or orean is one crop a potentially large source of carbohydrates to replace rice as the amino acids of the protein grain sorghum is similar to the amino acid composition of the protein of corn. Indonesia is a country with a large population and a very large region, food security is an important agenda in the economic development of Indonesia, and the use of sorghum as a food ingredient has not been so popular in the community. However, in certain areas in Indonesia sorghum has also been used as a staple food instead of rice. Utilization of sorghum as a typical crop in Lamongan processed into flour which has health benefits as well as additions to inventory souvenirs Lamongan to be sold to consumers. Production of sorghum dried noodles can also be used as an alternative in the form of home business industry or anSMEs, which is helpful as an addition to individuals income. While marketing is done in cooperation with some of food center stores, traditional markets, modern market or included in certain events and marketing objectives that young people in particular areas of East Java there is lots of noodle lovers and the general public. Of course, the use of dried noodles can be used as a media for the promotion of sorghum diversity by-products typical Lamongan and also processed natural materials to add to the country's own tourist attraction in Indonesia. Keywords :Sorghum, Sorghum Flour, Lamongan. 1. PENDAHULUAN Sorgum atau orean merupakan salah satu tanaman pangan sumber karbohidrat yang berpotensi besar menggantikan beras. Ditinjau dari komposisi kimianya, sorgum tidak jauh berbeda dengan jagung. Misalnya komposisi asam amino dari protein biji sorgum mirip dengan komposisi asam amino pada protein jagung. Indonesia adalah negara dengan penduduk besar dan wilayah sangat luas, ketahanan pangan merupakan agenda penting di dalam pembangunan ekonomi Indonesia dan pemanfaatan sorgum sebagai bahan pangan belum begitu memasyarakat seperti halnya di India dan Afrika. Namun di daerah-daerah tertentu di Indonesia sorgum juga telah digunakan sebagai makanan pokok pengganti beras[2]. Perkembangan pesat mie di Indonesia seharusnya membawa keuntungan lebih bagi negara, namun karena sebagian besar bahan mie terbuat dari gandum impor (Munarso dan Haryanto. 2005), maka hal itu menjadi kendala besar bagi industri ini. Oleh 1