PENGARUH TEKNIK PERNAPASAN BUTEYKO TERHADAP PENINGKATAN CONTROL PAUSE PADA PASIEN ASM A DI W ILAYAH KERJA PUSKESM AS KERJA PUSKKESM A KOTO BERAPAK KECAM ATAN BAYAN G PESISIR SELATAN Dedi Adha* ABSTRAK Control Pause adalah Ukuran atau lamanya waktu seseorang dapat menahan napas sebelum dan sesudah melakukan latihan teknik pernapasan Buteyko pada pasien asma, di Indonesia dengan meningkatnya prevalensi kunjungan pasien asma dari 4,2% menjadi 5,4% di Jawa Tengah di Sumatera Barat pasien asma tercatat 3,6%, di Pesisir Selatan tercatat 6,13%, sedangkan di Kecamatan Bayang pada Puskesmas Koto Berapak kunjungan pasien asmanya lebih banyak diantara tiga Puskesmas. Teknik pernapasan Buteyko juga diyakini dapat membamtu mengurangi kesulitan bernapas pada pasien asma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh teknik pernapasan Buteyko terhadap peningkatan control pause pada pasien asma di Wilayah Kerja Puskesmas Koto berapak kecamatan bayang Pesisir Selatan Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Analitik dengan desain Quasy Ekperiment dengan rancangan One Group Pretest – Postest , yang dilakukan di wilayah kerja puskesmas Koto Berapak Kecamatan bayang Pesisir Selatan tahun 2013 pada tanggal 02-09 April 2013. Populasi adalah semua pasien asma di wilayah Kerja Puskesmas Koto Berapak Kecamatan Bayang 22 orang, sampel diambil melalui teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan dengan melakukan latihan teknik pernapasan Buteyko tiap hari selama satu minggu satu kali sehari yang dilakukan oleh peneliti sendiri dan dibantu oleh dua orang teman yang telah sama persepsinya dengan peneliti kemudian data diolah dan analisa dengan uji T test.. Sebelum dilakukan teknik pernapasan Buteyko pada 11 responden rata-rata control pause antara 11- 25 detik (100%), Dan sesudah diberikan latihan teknik pernapasan Buteyko pada 11 orang responden, 10 orang meningkat control pause nya menjadi 26-40 detik (90.90%) dan 1 orang control pause nya masih dibawah 25 detik. Setelah dilakukan uji statistic didapatkan nilai p = 0,000 hal ini berarti nilai p value <0,05 sehingga Ha diterima, artinya terdapat pengaruh teknik pernapasan Buteyko terhadap peningkatan control pause pada pasien asma. Dapat disimpulkan bahwa teknik pernapasan Buteyko berpengaruh terhadap peningkatan control pause pada pasien asma. Diharapkan kepada perawat yang ada di Puskesmas Koto Berapak dapat memberikan latihan teknik Pernapasan buteyko pada pasien asma sebagai terapi konplementer (non farmacologis). Kata Kunci : Pernafasan buteyko, Asma, control pause Alamat Korespondensi : Ns. Dedi Adha,S.Kep.,M .Kep Dosen Prodi D III Keperawatan STIKes M ERCUBAKTIJAYA Padang Jl. Jamal Jamil Pondok Kopi Siteba Padang