Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi 2017 (SENTIKA 2017) ISSN: XXXX-XXXX Yogyakarta, 17-18 Maret 2017 PENGEMBANGAN E-TOURISM DISPORABUDPAR KABUPATEN MAJALENGKA MENGGUNAKAN METODE SWOT Ade Bastian 1 , Sandi Fajar Rodiansyah 2 , Rekta Rezanova 3 Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Majalengka Jl. Universitas Majalengka No.1 Majalengka 45418 Telp. (0233) 281496 E-mail: adb@ft.unma.ac.id , Sfr@ft.unma.ac.id , r3kt4rezanova@gmail.com ABSTRAKS Setiap Kota / Negara memiliki potensi pariwisata dan budaya. Pariwisata dan budaya masing-masing daerah memiliki karakteristik yang unik dan perlu dikembangkan dan dilestarikan. Penulis tertarik untuk mengembangkan suatu sistem informasi yang ada di dilengkapi dengan fitur audio-visual yang administrator dapat mengelola data tempat pariwisata, hotel, restoran, dan profil Disporabudpar. Aplikasi ini lebih lengkap dibandingkan sistem informasi sebelumnya sehingga dapat menjadi lebih mudah bagi wisatawan untuk mengetahui tentang Majalengka. E-Tourism akan di implementasikan di Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majalengka. Dengan E-Tourism diharapkan dapat membantu kinerja staf dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata Majalengka untuk warga Majalengka khususnya dan Indonesia pada umumnya. Kata Kunci : pariwisata, E-Tourism, Majalengka, Disporabudpar Majalengka 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Propinsi Jawa Barat terdiri dari 18 Kabupaten yaitu Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya. Dan 9 Kota, yaitu Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya. Setiap Kota/Kabupaten memiliki potensial wisata dan budaya yang beraneka ragam. Wisata dan budaya setiap daerah tersebut mempunyai karakteristik dan keunikan sendiri yang perlu dikembangkan dan dilestarikan. Salah satu potensial budaya yang ada di Jawa Barat adalah di Kabupaten Majalengka. Kabupaten Majalengka memiliki potensial pariwisata yang sangat menarik untuk ditelusuri. Keindahan alam yang khas Majalengka yang masih terpelihara menjadikannya sebagai salah satu tujuan wisata yang memiliki daya tarik tersendiri, namun sayangnya saat ini tempat-tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Majalengka masih belum terpublikasi karena ada beberapa tempat yang letaknya berada jauh di daerah pelosok sehingga penyampaian informasi masih sangat terbatas. Sistem informasi pariwisata daerah Kabupaten Majalengka berbasis Web sangat diperlukan sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat yang ingin mengetahui daerah-daerah pariwisata yang ada di Kabupaten Majalengka. Sistem informasi ini juga merupakan suatu bentuk promosi, dimana salah satu media perantaranya adalah komputer. Diperlukan suatu sistem informasi pariwisata daerah Kabupaten Majalengka berbasis Web untuk menarik wisatawan lokal maupun wisatawan asing untuk berwisata ke Kabupaten Majalengka. Semakin banyak wisatawan yang berkunjung maka pendapatan daerah dan masyarakat sekitarnya akan mengalami peningkatan. Selain itu dengan adanya sistem informasi pariwisata berbasis Web maka objek- objek wisata di daerah Kabupaten Majalengka akan lebih dikenal oleh masyarakat luar serta memotivasi bagi pemerintah setempat untuk lebih memperhatikan pengelolaan pada tempat-tempat pariwisata tersebut. 1.2 Tinjauan Pustaka Dinas Pariwisata Pemerintah Demak terlibat dalam perawatan tentang pariwisata dan mengembangkan pariwisata di kota Demak. Dinas Pariwisata Demak departemen tertentu yang berkaitan dengan segala bentuk administrasi yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan di Dinas Pariwisata Demak. Terutama dalam hal promosi dan pemasaran, menyebabkan kompleksitas promosi dan pemasaran diproses Pariwisata Metodologi yang digunakan untuk merancangsitus web adalah: menganalisis proses kampanye berlangsung, merancang sistem komputerisasi yang baru, membuat sistem atau situs web, dan situs web tes terakhir telah dibuat Program dalam hasil yang tepat dalam sistem ini adalah sistem informasi berbasis web adalah ibu kota. (Al-Mushoddiq, 2013).