Journal of Marine and Aquatic Sciences Taman Nasional Laut Wakatobi, Sulawesi Tenggara Made Pande Darmawan a * a Afiliasi Lengkap Penulis Pertama (Program Studi/Departemen, Fakultas, Universitas) dan Alamatnya, Kabupaten/Kota, Provinsi-Negara * Penulis koresponden. Tel.: +62-857-387-406-95 Alamat e-mail: md_pande@yahoo.co.id Diterima (received) 8 Januari 2016; disetujui (accepted) 29 Juni 2016; tersedia secara online (available online) 4 Juli 2016 Abstract In general, marine waters of Wakatobi National Park have a configuration from start flat to slope toward the sea and some areas there are steep-edged. Wakatobi island consists of three islands namely Tomia Island Kaledupa Island Wangi-Wangi Island. The water depth varies, the deepest reaches 1,044 meters with the base of most sandy and rocky waters. Meanwhile, the wealth of marine resources in Wakatobi National Park is grouped into 8 important resources, namely: coral reefs, mangroves, seagrass beds, fish spawning sites, coastal spawning places, and turtle fishing beaches, cetaceans. The eight important resources are part of the National Park ecosystem, therefore in the form of zoning planning, and determined based on the results of this Review Team, the Minister of Forestry has issued a letter No. S.723 / Menhut-IV / 2005 dated 30 November 2005. In the letter the Minister of Forestry affirmed that the limit of Wakatobi National Park has not changed, but the land area on the inhabited islands is used as a "buffer zone" of TNW Keywords: Conservation; Wakatobi; Natural resources ; Zonasi area Abstrak Secara umum perairan laut Taman Nasional Wakatobi mempunyai konfigurasi dari mulai datar sampai melandai ke arah laut dan beberapa daerah terdapat yang bertubir curam. Pulau wakatobi terdiri dari tiga pulau yaitu Pulau Tomia Pulau Kaledupa Pulau Wangi-Wangi .Kedalaman airnya bervariasi, bagian terdalam mencapai 1.044 meter dengan dasar perairan sebagian besar berpasir dan berkarang. Sementara itu kekayaan sumberdaya laut di Taman Nasional Wakatobi di kelompokkan menjadi 8 sumberdaya penting, yaitu: terumbu karang, mangrove, padang lamun, tempat pemijahan ikan, tempat bertelur burung pantai, dan pantai peneluruan penyu, cetacean. Kedelapan sumberdaya penting tersebut merupakan bagian dari ekosistem Taman Nasional, oleh sebab itu di bentuknya perencanaan pembentukan zonasi , dan di tetapkan berdasarkan hasil Tim Kajian ini, Menteri Kehutanan telah mengeluarkan surat No. S.723/Menhut-IV/2005 tanggal 30 November 2005. Dalam surat tersebut Menteri Kehutanan menegaskan bahwa batas TN Wakatobi tidak mengalami perubahan, namun kawasan daratan pada pulau-pulau yang berpenghuni dijadikan sebagai “daerah penyangga” TNW Kata Kunci: Konservasi ;Wakatobi; Sumber daya alam ; Zonasi area 1. Pendahuluan Konservasi adalah suatu upaya pelestarian, perlindungan, dan pemenfaatan sumber daya secara berkelanjutan. Kepentingan konservasi di Indonesia khususnya sumber daya sudah dimulai sejak tahun 1970 an melalui mainstream conservation global yaitu suatu upaya perlindungan terhadap jenis-jenis hewan dan tumbuhan langka. UU No. 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan beserta perubahannya (UU No.45 Tahun 2009) dan UU No. 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil mengarahkan bahwapemerintah dan seluruh stakeholder pembangunan kelautan dan perikanan lainnya untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya ikan dan lingkungannya secara berkelanjutan. PP No. 60 Tahun 2007 Tentang Konservasi Sumber Daya Ikan menjabarkan arahan kedua undang-undang tersebut dengan mengamanahkan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melaksanakan konservasi sumber daya ikan, dan salah satunya adalah melalui penetapan dan pengelolaan kawasan konservasi perairan. Sebagai upaya aktif dalam mem- pertahankan ekosistem dan keanekaragaman hayati, pemerintah telah menetapkan kawasan konservasi yang salah satu bentuknya adalah taman nasional. Di Indonesia, hingga saat ini terdapat 50 unit Taman Nasional dan 7 unit diantaranya merupakan Taman Nasional laut dan Wakatobi merupakan salah satunya. Wakatobi adalah sebuah kepulauan yang namanya diambil dari kependekan nama ke-empat pulau utama yang ada di wilayah ini yaitu Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Dahulu wilayah ini dikenal dengan nama kepulauan “Tukang Besi”. Perairan di Kepulauan Wakatobi memiliki keanekaragaman terumbu karang dan jenis biota laut lain yang tinggi karena berada di segitiga karang dunia, sehingga ditunjuk sebagai Taman Nasional berdasarkan J. Mar. Aquat. Sci. X: 1-7 (201x)