1 st NCBMA (Universitas Pelita Harapan, Indonesia) “Bridging The Gap Between Theory and Practice” 19 Maret 2015, Tangerang. 1028 EVALUASI INDIKATOR PENILAIAN KINERJA KARYAWAN PT SEMEN PADANG TAHUN 2014 Mellyna Eka Yan Fitri1), Prima Yulianti2), dan Nofri Yendra3) Universitas Dharma Andalas PT Semen Padang 1)e-mail: eka.melly@gmail.com ABSTRACT An organization must be able to compete by improving their performance. One of them is to improve human resources performance (employee) as the most important resource in the organization. There are more procedure to improve employee performance, but it will not succeed if there is no feedback from organization to their employee. The feedback can be done by assessing of employee performance. The performance appraisal is a tool that can measure employee contribution at organization. This research distributed questionnaires to employee for all divisions that located at Indarung. This research aims to evaluate indicators of performance appraisal that have been already at PT Semen Padang. It used the fifth of Likert scale. The result by using multivariate analysis with factor analysis, there are seven important factors to be considered by organization in evaluate their employee's performance. Furthermore, these factors were analyzed by using IPA (Index Performance Appraisal) and it is concluded that there is no improvement on the performance appraisal and about 93,34% satisfaction has been going on. This result is as consideration for PT Semen Padang to use performance appraisal to the next period. The keywords : employee performance, employee performance analysis appraisal, factor analysis, Index Performance Analysis. 1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Setiap organisasi atau perusahaan memerlukan sumber daya dalam mencapai visi dan misinya. Salah satunya adalah sumber daya manusia yang merupakan sumber daya yang terpenting yang dapat menggerakkan dan menyinergikan sumber daya lainnya. Sumber daya manusia mencakup semua yang terdapat dalam diri manusia antara lain, fisik, psikis, sifat dan karakteristik, pengetahuan dan keterampilan manusia serta pengalaman manusia. Sebuah organisasi atau perusahaan akan mampu bersaing jika selalu berusaha meningkatkan kinerja bisnis dengan cara meningkatkan kinerja sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Banyak cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan diantaranya adalah memberikan program pengembangan dan pelatihan. Namun berbagai program peningkatan kinerja manusia tidak akan berhasil jika tidak ada umpan balik yang efektif dari organisasi atau perusahaan kepada sumber daya manusianya. Selanjutnya, sumber daya manusia akan disebut sebagai karyawan. Umpan balik dari perusahaan terhadap karyawannya dapat dilakukan dengan melakukan penilaian kinerja. Penilaian kinerja merupakan salah satu alat yang dapat mengukur seberapa baik kontribusi karyawan selama menjadi anggota team dari perusahaan. Kinerja dari karyawan adalah hasil sinergi dari sejumlah faktor internal dari diri karyawan, faktor internal perusahaan dan faktor lingkungan eksternal. Faktor internal karyawan yaitu faktor-faktor dari dalam diri karyawan yang merupakan faktor bawaan dari lahir dan faktor yang diperoleh ketika ia berkembang seperti bakat, pengetahuan, fisik, psikis dan lain-lain. Faktor internal perusahaan misalnya sistem manajemen